Parosil Tinjau Bayi Penderita Hidrosefalus 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kedekatan dan perhatian seorang pemimpin kepada rakyatnya memang tidak diragukan lagi, untuk sosok Bupati Lampung Barat (Lambar) Hi Parosil Mabsus

Ditengah kesibukannya ditambah kondisi alam yang sedang genting dengan pandemi covid-19, dia masih menyempatkan diri untuk memantau langsung keadaan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satunya menjenguk Ananda Tangguh Prakoso bayi berusia Satu bulan warga Pekon Pahayujaya, Kecamatan Pagardewa, yang saat ini membutuhkan perhatian, mengidap Hidrosefalus sejak dalam rahim ibunya

Kedatangan bupati bersama rombongan disambut penuh suka cita oleh pihak keluarga Ananda Tangguh Prakoso yang seakan tidak percaya akan dikunjungi oleh seorang bupati yang akrab disapa Pakcik tersebut.

Kepada pihak keluarga Pakcik, memberikan salam tangguh kepada keluarga untuk selalu  kuat menghadapi ujian tersebut, dengan memberikan Do’a, mudah- mudahan Ananda Tangguh Prakoso bisa disembuhkan, diberikan umur yang panjang, dan orang tua diberi ketabahan menghadapi ujian tersebut.

“Pak Bupati berikan salam tangguh kepada Tangguh Prakoso semoga lekas sembuh, Panjang umur dan orang tua sabar serta tabah dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya. 

Pada kesempatan itu Pakcik menyerahkan langsung tali asih kepada keluarga Ananda Tangguh Prakoso, dan menganjurkan untuk selalu koordinasi dan konsultasi dengan aparat pekon dan bidan desa, pihak kecamatan hingga puskesmas terkait kondisi sang bayi.  

Sementara Camat M.Yomes, S.S.Tp, M.H., atas nama pihak keluarga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Lambar bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menjenguk Ananda Tangguh Prakoso.

“Semoga kunjungan bupati memberikan semangat baru keluarga dalam upaya penyembuhan Ananda,” harapannya.

Sedangkan disampaikan Kepala Puskesmas Mediansah, pihaknya juga sejak awal telah mengarahkan petugas Bidan Desa (Bides) untuk melakukan pemantauan dan pengecekan rutin kepada sang anak, sembari menunggu kapan waktu is Ananda dapat diberikan pengobatan (operasi) secara medis sesuai dengan kemampuan dan usianya. (rin/mlo)


Pos terkait