Parosil Tinjau Pelaksanaan PTM di MTsN 1 Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus meninjau pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang berlangsung di MTs Negeri 1 Lambar, Selasa (14/9).

Peninjauan ini dilakukan untuk mengecek sejauh mana kesiapan dalam pelaksanaan pembelajaran secara offline di sekolah madrasah.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu Parosil didampingi oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kemenag Lambar Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, Camat Balikbukit Edi Jaya Saputra, S.STp, M.Si., kepala UPT Puskesmas Liwa Harjunadi, S.ST.

Saat memasuki halaman sekolah rombongan  mengecek jalannya proses belajar mengajar, melakukan pengecekan kelengkapan protokol kesehatan hingga berinteraksi dengan sejumlah siswa yang hadir sekaligus meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang sedang digelar di madrasah setempat.

Dalam kesempatan itu, Parosil mengapresiasi pelaksanaan PTM yang berjalan lancar, dimana seluruh sekolah tak terkecuali Madrasah telah menjalankan kegiatan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita berharap agar proses pembelajaran dapat  terus berjalan seperti ini, sehingga kepada tenaga pengajar dan para siswa harus tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM agar penyebaran Covid-19 dapat dihindari,” ungkap Parosil.

Sementara, Kepala Kemenag Lambar Maryan Hasan mengatakan pada prinsipnya seluruh madrasah di Lambar sudah siap dan telah memenuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM.

“kita sudah siapkan sarana prasarana nya, mulai dari pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan menggunakan sabun dan masker ketika ada siswa yang tidak membawa. Selain itu juga  menjaga jarak bangku antar siswa,” katanya.

Sejak awal, terusnya, pihaknya telah menginstruksikan seluruh madrasah untuk berkomitmen menerapkan prokes secara ketat agar sekolah tatap muka dapat berjalan dengan efektif dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Ketika kita komitmen disiplin menerapkan prokes insyaallah akan aman. Guru-guru juga sudah mempunyai mekanisme untuk tidak terjadi kerumunan,” pungkasnya.(edi/mlo)


Pos terkait