Partinia Hadiri Gerakan Edukasi Makan Ikan di PAUD Tunas Bangsa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Partinia Parosil menghadiri Gerakan Edukasi Makan Ikan Cegah Stunting yang digelar oleh Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI)  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) di PAUD Tunas Bangsa, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Kamis (21/11).

Kepala PAUD Tunas Bangsa Penti Oktavia, S.Pd., mengatakan, Gerakan Edukasi Makan Ikan Cegah Stunting tersebut diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia bertepatan pada Hari Ikan Nasional (Harkananas) yang jatuh pada hari Kamis (21/11), tujuannya agar anak-anak makin gemar mengkonsumsi ikan dan terhindar dari stunting.

Bacaan Lainnya



“Kita mengajak anak-anak usia dini untuk makan bersama dengan menu ikan agar bisa lebih gemar mengkonsumsi ikan, karena ikan merupakan salah satu sumber gizi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak,” kata dia.

Dalam gelaran tersebut, Makcik—sapaan Partinia Parosil—yang juga merupakan orang tua dari salah satu anak didik di PAUD Tunas Bangsa yakni Padmarini Maolini Mabsus, sempat bercengkrama sekaligus membacakan buku cerita bagi siswa-siswi sebagai bentuk pelaksanaan Gerakan Nasional Membacakan Buku (Gernas Baku).

Makcik juga sempat berpesan pada anak-anak agar lebih sering mengkonsumsi ikan. “Anak-anak harus rajin makan makanan yang bergizi, supaya tumbuh sehat dan cerdas,” pesannya.

Para siswa-siswi PAUD Tunas Bangsa antusias menunjukkan hasil mewarnai gambar ikan dalam peringatan Hari Makan Ikan Nasional (Harkannas) yang digelar pada Kamis (21/11).

Selain Bunda PAUD, turut hadir pula dalam acara tersebut Kepala UPT Puskesmas Balikbukit Harjunadi, A.Md., dan Kasi Kelembagaan Dinas Perikanan Lambar Memi Kristina.

Dalam sambutannya, Harjunadi menjelaskan lebih jauh mengenai stunting dan menyampaikan pentingnya memenuhi kebutuhan gizi anak  terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) agar pertumbuhannya tidak terganggu terhindar dari stunting.

“Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh, terutama disebabkan karena kekurangan gizi kronis yang terjadi di usia balita, oleh sebab itu penting bagi orang tua untuk memberikan asupan gizi yang cukup bagi anak terutama pada usia 1.000 HKP,” terangnya.

Sementara, Kasi Kelembagaan Dinas Perikanan Lambar Memi Kristina dalam sambutannya, menerangkan keanekaragaman jenis ikan yang bisa didapatkan di Lambar untuk memenuhi kebutuhan gizi anak agar terhindar dari stunting.

“Ada banyak jenis ikan yang bisa ditemukan di Lambar yang bisa dikonsumsi, mulai dari jenis ikan laut maupun ikan air tawar yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk menunjang pertumbuhan anak usia dini,” ungkapnya.

Selain kegiatan makan ikan bersama dan pelaksanaan Gernas Baku oleh Bunda PAUD, siswa-siswi PAUD Tunas Bangsa juga melakukan Senam Ikan bersama dan mewarnai gambar ikan.(mlo)



Pos terkait