Partinia Parosil Kukuhkan Tim GLD 15 Kecamatan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Tim Gerakaran Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus mengukuhkan pengurus GLD se-kabupaten setempat yang dipusatkan di terminal Pasar Liwa Kecamatan Balikbukit, Rabu (25/9).

Pengukuhan dengan tema ‘Literasi Untuk Kesejahteraan Rakyat’ tersebut dihadiri Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Assisten Bidang perekonomian dan pembangunan Ir. Sudarto serta para Kepala OPD.

Bacaan Lainnya



Partinia mengungkapkan, sekarang sudah jarang anak-anak membaca buku sehingga ia mengajak semua untuk menjaga kekompakan dan terus mengembangkan literasi.

“Sudah menjadi tanggungjawab kita semua untuk kembali menggalakkan budaya menbaca, karena itu melalui pengukuhan ini diharapkan semua berupaya agar program literasi ini bisa lebih sukses,” ungkapnya.

Sementara Mad Hasnurin beharap, kecamatan dan pekon dapat mendirikan pojok baca karena kekayaan ilmu pengetahuan itu didapatkan dari kita membaca, terlebih untuk generasi muda kita karena mereka merupakan estafet pembangunan kabupaten kedepannya.

“Pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi bangsa adalah melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca anak. Sebagai bagian penting dari penumbuhan budi pekerti, minat baca anak perlu dipupuk sejak usia dini mulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya.

Dengan begitu, minat baca yang tinggi, didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu dan terjangkau, akan mendorong pembiasaan membaca dan menulis, baik di sekolah maupun di masyarakat. “Dengan kemampuan membaca ini pula literasi dasar berikutnya (numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan) dapat ditumbuh kembangkan,” kata dia.

Dilain pihak, Ketua Pelaksana Sandarsyah dalam laporannya mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperingati satu tahun terbentuknya tim GLD dan untuk memeriahkan hari jadi kabupaten Lambar, hari kunjung perpustakaan dan bulan gemar membaca, sebagai partisipasi dan dukungan kepada Lambar sebagai Kabupaten Literasi.

“Kemudian ini menjadi wadah menggerakkan literasi daerah di tingkat Kecamatan, perpanjangan tangan tim literasi daerah di Kecamatan, dan tersosialisasinya gerakan literasi daerah di tingkat kecamatan. Kemudian jumlah peserta ada 178 orang,” pungkasnya. (lus/nop/mlo)



Pos terkait