Pasar Sukadana Lamtim Kebakaran, 8 Kios Ludes

Wabup Lamtim Azwar hadi meninjau Pasar Sukadana yang Terbakar. - Foto dwi/mlo

Medialampung.co.id – Diduga akibat korsleting listrik, Pasar Sukadana Lampung Timur terbakar, Kamis (17/3).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lamtim Titin Wahyuni menjelaskan, peristiwa yang terjadi pukul 03.00 WIB itu mengakibatkan 8 dari 48 ruko yang ada di Pasar Sukadana ludes terbakar.

Bacaan Lainnya


Sementara di lokasi kejadian, Satpam Pasar Sukadana Ilyas menjelaskan, dugaan sementara api berawal dari toko perabotan milik Ujang Karta.

Atas kejadian itu, pedagang dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. 

Beberapa saat kemudian 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba di lokasi kejadian dan langsung berusaha memadamkan api. 

Api baru dapat dipadamkan pada pukul 06.00 WIB. Namun, untuk mengantisipasi masih adanya titik api. Petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api hingga pukul 08.00 WIB.

Pantauan di lokasi kejadian, sejumlah pedagang masih berusaha mengevakuasi barang dagangan yang dapat diselamatkan.

Atas peristiwa itu, Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi langsung melakukan peninjauan lokasi kejadian dengan didampingi Sekretaris BPBD Titin Wahyuni dan Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Edi.

Pada kesempatan itu, Azwar berharap para pemilik ruko yang terbakar agar tetap tabah atas musibah yang menimpa tempat usahanya.

Wabup juga menginstruksikan kepada jajarannya agar mendata total kerusakan dan kerugian akibat peristiwa kebakaran itu.

“Diupayakan Ruko yang mengalami kebakaran segera dilakukan perbaikan agar para pedagang kembali dapat berusaha,” kata Azwar.

Kesempatan itu, Azwar juga meminta kepada personil kepolisian dan TNI yang ada di lokasi kejadian untuk mengawasi proses evakuasi barang dagangan yang masih dapat diselamatkan.

Masih di lokasi kejadian, Edi selaku Kabid Pasar menjelaskan, 8 ruko yang terbakar masing-masing milik Ujang Karta, Japar (tutup), Unita (tutup), Aris (toko pupuk), Deni Sasbina (toko mainan anak) dan Hermaida (kosong). 

Ke delapan ruko dua lantai itu berada di sisi Timur Pasar Sukadana.

“Total kerugian atas kejadian itu masih dalam tahap perhitungan,” jelas Edi.(wid/mlo)


Pos terkait