Pasca Insiden Gigitan Anjing di Kasui, 62 Hewan Peliharaan Divaksin Rabies

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Masyarakat Kampung Kuta Way Kecamatan Kasui memberikan apresiasi kepada Pemkab Waykanan melalui Dinas Hortikultura, dan Peternakan setempat yang telah melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan mereka, pasca adanya dua orang warga setempat yang diduga menjadi korban gigitan anjing gila.

“Atas nama masyarakat Kampung Kuta Way Kecamatan Kasui, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Waykanan yang langsung memberikan penangan khusus atas tergigitnya 2 orang warga saya oleh anjing yang kami duga gila, walaupun belum sembuh benar dan sekarang masih dalam perawatan, kemudian hari ini, team dari Bidang Peternakan Dinas Holtikultura Waykanan juga telah turun melakukan vaksinasi terhadap 62 ekor anjing peliharaan termasuk kucing, dengan harapan tidak akan terjadi penularan rabies di Kampung ini,” ujar Nuardi Kepala Kampung Kuta Way .

Bacaan Lainnya


Lebih jauh, Nuardi menerangkan dengan telah divaksinasinya hewan peliharaan warganya tersebut, dia yakin Kampungnya sudah terbebas dari kemungkinan penyebaran rabies, apalagi anjing yang menggigit dua orang warganya itu belum tentu pula terjangkit rabies, dan bagi masyarakat Waykanan, yang akan berkunjung ke Curup Gangsa yang memang menjadi Ikon kampungnya ia nyatakan aman dari gangguan anjing liar, karena semuanya sudah diikat oleh pemiliknya

Sebelumnya, pada tanggal 13 Desember yang lalu, warga Kampung Kuta Way dikejutkan oleh amukan seekor anjing yang diduga gila dan menggigit 2 orang warga setempat, sayangnya anjing tersebut langsung dibunuh warga, sehingga tidak dapat dipastikan apakah anjing tersebut menggigit kedua warga itu karena merasa terganggu atau karena memang gila.

“Atas kejadian itulah maka hari ini kami melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan di kampung tersebut, dan dilanjutkan dengan di Kelurahan Kasui pasar, karena ditempat itu terlihat banyak anjing liar yang dimungkinkan terjadinya perjangkitan penyakit rabies,” ujar Anik Eko dan Joko Purwono dari Bidang Peternakan Dinas Hortikultura dan Peternakan Waykanan, 

Lebih jauh Anik Eko berharap dengan kejadian di Kampung Kuta Way agar warga yang memiliki peliharaan anjing untuk dapat mengikat anjingnya dan jangan diliarkan, sehingga mudah melakukan pengawasan dan memberikan obat, karena kalau dibiarkan bebas maka selain sangat membahayakan orang lain juga sangat rentan dengan berbagai penyakit hewan salah satunya Rabies.(wk1/mlo)


Pos terkait