Pasca Kasus Gigitan Anjing, Disbunnak Vaksinasi Rabies Massal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lambar melakukan aksi vaksinasi rabies massal di Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya, Kamis (11/6).

Aksi tersebut menindaklanjuti dari kasus gigitan anjing gila di Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Lambar, Minggu (7/6) dan hasil surveillance tim dari Disbunnak, Senin (8/6).

Bacaan Lainnya



Kabid Peternakan Alma Arif, S.I.P mendampingi Kepala Disbunnak Agustanto Basmar, SP, M.Si mengungkapkan, kegiatan vaksinasi rabies dilakukan untuk melindungi hewan peliharaan masyarakat dari serangan virus rabies yang dapat membahayakan hewan peliharaan yang pada akhirnya dapat membahayakan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat untuk tetap melayani masyarakat di era New Normal,” tegas Alma Arif, Kamis (11/6).

Menurut dia, kegiatan vaksinasi rabies di Pekon Sukapura dilakukan terhadap 227 ekor anjing dan 108 ekor kucing. Selain vaksinasi juga dilakukan pengobatan terhadap hewan yang sakit.

“Semua kegiatan dilakukan tanpa dipungut bayaran alias gratis,” ucapnya.

Dengan semangat dan antusiasme masyarakat Pekon Sukapura diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran penyakit rabies di wilayah Pekon Sukapura.

“Kita mengharapkan semangat ini bukan hanya berhenti di pekon Sukapura, tapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Barat sehingga diharapkan Lampung Barat bisa terbebas dari rabies,” harapnya seraya menambahkan, untuk membebaskan Lampung Barat dari Rabies diperlukan kerjasama dari semua pihak terutama kesadaran dari pemilik hewan penular rabies (HPR) untuk memvaksin secara rutin dan mengikat/mengandangkan hewan peliharaannya.  

Disamping mengadakan vaksin rabies secara massal, pihaknya juga melaksanakan pengobatan hewan secara massal dan gratis, diantaranya kambing, sapi/kerbau anjing kucing di Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya. (lus/mlo)



Pos terkait