Pasca Penyegelan, Rp400 Juta Masuk ke BPPRD

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sekitar Rp400 juta masuk ke Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung pasca penyegelan empat restoran atau rumah makan, yakni RM Padang Jaya, Geprek Bensu, Bakso Son Haji Sony dan Begadang 2, yang saat ini sudah tidak ada segel pita kuning, Kamis (10/6). 

Kepala BPPRD Bandarlampung, Yanwardi menyampaikan, Begadang 2 sudah menandatangani hak integritas yang menyatakan bahwa sudah siap bertanggung-jawab dan mengakui kesalahan.

Bacaan Lainnya

“Tempat usaha yang masih belum membayar banyak. Maka penyegelan ini salah satu bentuk imbauan kami untuk rumah makan yang lain. Kami akan lakukan penyegelan yang sama untuk semuanya. Memang kami dahulukan (rumah makan) yang besar dulu,” katanya

Pasca penyegelan ini, sudah ada tiga rumah makan yang membayarkan pajak di luar tiga rumah makan yang telah mendapat penyegelan.

“Ada 3 hari ini yang bayar ke kita. Dengan yang 3 ini (Begadang 2, RM Padang Jaya dan Geprek Bensu), sekitar Rp400 juta masuk ke perpajakan,” ungkapnya.

Namun terkait tempat usaha yang sudah diberi segel namun masih tetap memaksa untuk beroperasi tanpa memberikan surat permohonan, tempat usaha tersebut telah melanggar Undang-Undang.

“Artinya ranahnya hukum. Kita akan terus awasi, kita beri peringatan, baru kita audit,” lanjutnya.

Ia juga meminta kerjasama dari seluruh pemilik usaha untuk menyampaikan apa yang telah menjadi tanggungjawabnya sebagai wajib pungut.

“Karena para pengusaha ini tidak dirugikan, mereka tidak kami suruh bayar, hanya membayarkan apa yang masyarakat bayarkan,” tutupnya.(*/mlo)




Pos terkait