Pasien Baru Positif Corona Asal Bandarlampung, Lamteng, Pringsewu dan Pesawaran

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, dr. Reihana menjelaskan penambahan sembilan pasien terbaru terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (23/7). 

Penambahan terbaru empat dari Bandarampung dimana tiga diantaranya merupakan hasil tracing pasien nomor 232, sedangkan satu lainnya pelaku perjalanan dari Palembang.

Bacaan Lainnya



“Tiga pasien yang didapat dari hasil tracing yakni pasien nomor 238 perempuan usia 48 tahun, pasien nomor 239 perempuan usia 75 tahun, dan pasien 240 laki-laki usia sembilan tahun. Ketiganya isolasi di rumah sakit swasta yang ada di Bandarlampung,” kata Reihana.

Sebelumnya pasien nomor 232 ini, merupakan perempuan usia 43 tahun dan juga didapat dari hasil tracing.

Kondisinya juga isolasi mandiri di rumah sakit swasta Bandarlampung. 

Kemudian untuk satu pasien lainnya yakni nomor 241 laki-laki usia 38 tahun, pelaku perjalanan dari Palembang tanggal 17 Juli 2020.

Selanjutnya, penambahan dua di Lampung Tengah (Lamteng) merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta. Keduanya yakni pasien nomor 242 laki-laki usia 46 tahun, pada 19 Juli 2020 pulang ke Lampung dengan keluhan demam, badan lemah, batuk dan sesak nafas.

Hasil rontgen mengarah ke pneumonia dan kardiomegali, kondisinya isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Metro.

Pasien nomor 243 perempuan usia 24 tahun, tanggal 15 Juli 2020 ke Jakarta untuk bekerja. Tanggal 18 Juli 2020 sebelum bekerja, perusahaan mengambil swab di Rumah Sakit Pluit Jakarta.

Tanggal 21 dipulangkan ke Lampung, dia tidak ada keluhan namun dirawat di RSUD Demang Sepulau Raya,” tambah Reihana.

Untuk dua pasien dari Kabupaten Pringsewu, merupakan hasil tracing dan pelaku perjalanan ke Kalimantan serta Tegal Jawa Tengah.

Keduanya yakni pasien nomor 244 perempuan usia 34 tahun, merupakan hasil tracing dari pasien nomor 233. Kondisinya tidak ada keluhan dan isolasi mandiri dirumah.

“Untuk pasien nomor 245 dari Pringsewu, laki-laki usia 27 tahun. Pada 4 Juli 2020 dia melakukan perjalanan dari Kalimantan, menuju Tegal, Jawa Tengah.

Kemudian pada 10 Juli 2020 tiba di Lampung. Kondisinya tanpa gejala dan isolasi mandiri,” ujar Reihana.

Kemudian untuk satu dari Kabupaten Pesawaran, merupakan pasien nomor 246 perempuan usia 58 tahun.

Pasien ini merupakan hasil tracing dari pasien nomor 223. Kondisinya sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan isolasi mandiri di rumah.

“Tambahan tiga orang Pasien sembuh dari Bandarlampung yaitu pasien nomor 150 laki-laki usia 37 tahun, pasien nomor 203 laki-laki usia 56 tahun, dan pasien nomor 206 perempuan usia 54 tahun,” tutup Reihana. (ded/mlo)



Pos terkait