Pasien dengan Riwayat DT Bisa Divaksin Covid-19 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kegiatan vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tahap kedua para Tenaga Kesehatan (Nakes) berjalan lancar, aman dan terkendali. 

Seperti dari pantauan media ini di Unit Pelaksana Teknis (UPT) puskesmas setempat, Senin (15/2), yang merupakan hari pertama vaksinasi tahap II, diikuti sebanyak 16 orang nakes, UPT setempat. 

Bacaan Lainnya

Dari pantauan media ini di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh semua unsur Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Waytenong, seperti Camat Bambang Hermanto, S.Pdi, M.M., Kapolsubsektor Ipda Dimas Afditiya, S.E, M.M., 

Ada juga tim Dinas Kesehatan (Diskes) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev), yang dipimpin Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), Ruspan Ali, S.Km. “Diskes menyebar tim dengan beberapa kelompok, melakukan monev pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Kami mengecek langsung pelaksanaan penyuntikan, untuk memantau kejadian-kejadian diluar perkiraan seperti adanya Kejadian Luar Biasa (KLB), dan alhamdulilah di beberapa Puskesmas yang tim kami berjalan lancar. Begitu juga dalam pelaksanaan vaksinasi dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujarnya. 

Pada kesempatan itu Ruspan Ali menegaskan mulai Selasa (16/2), pasien yang memiliki riwayat darah tinggi (DT) bisa juga diberikan vaksin, maksimal tekanan 180.

“Jika sebelumnya maksimal DT pasien yang divaksin 140 mulai Selasa sudah ada edarannya maksimal tekanan darah 180,” imbuhnya.

Sementara dari berdasarkan data dari pihak puskesmas setempat yang disampaikan oleh Polsubsektor Waytenong, Jumlah Nakes Puskesmas Pajarbulan yang dilakukan Vaksinasi. Hari pertama Senin (15/2) sebanyak 20 orang. Dan untuk Selasa 17 orang. Terakhir Rabu 36.

Dalam vaksinasi itu sendiri. Tim vaksinator puskesmas setempat, Dr Lisia Indirawati, Yulia Septina, A.Md.Kep.,  Supatmi, A.Md.Kep., Desmawati, A.Md.Kep., dan Asmawati, A.M.Kep.

Proses Tahapan yang dilaksanakan. Pertama  pendaftaran dengan cara menunjukan Barcode dari Kemenkes, ke Dua Screening. Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan anamnesa seperti cek suhu tubuh, tekanan darah serta akan diberikan 13 pertanyaan terkait dengan kesehatan yang akan di Vaksin Tahapan berikutnya, Pelaksanaan Penyuntikan dan  Observasi pemantauan selama 30 menit. (r1n/mlo)




Pos terkait