Pasien Positif Covid-19 di Waykanan Bertambah 2 Orang

  • Whatsapp
Anang Risgianto, Jubir Gugus Tugas Waykanan

Medialampung.co.id – Tim Gugus tugas Kabupaten Waykanan melalui Juru Bicaranya Anang Risgiyanto, kembali memberikan pernyataan yang cukup mengkhawatirkan bagi masyarakat, dimana pasien positif corona di Bumi Ramik Ragom bertambah 2 orang, kedua orang tersebut antara lain MZ (20) warga Kecamatan Rebang Tangkas dan Ft (54) dari Kecamatan Baradatu.

“MZ merupakan salah satu santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Magetan Jawa Timur, sementara Ft adalah warga Baradatu yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga,” ujar Anang Kristianto, juru bicara gugus tugas Waykanan mendampingi ketua gugus tugas pelayanan Hi. Raden Adipati Surya, SH, MM.

Bacaan Lainnya



Lebih jauh Anang menjelaskan bahwa Pada Jumat, 24 April 2020, MZ kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas.

Selama di rumah, MZ patuh menjalankan isolasi mandiri di rumah. Ia menjalani pemeriksaan rapid test pertama oleh tim pemeriksa dari Dinas Kesehatan Waykanan dengan hasil non reaktif pada Rabu (29/4). Setelah dilakukan rapid test, MZ melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari.

Kemudian, MZ kembali dilakukan pemeriksaan rapid test kedua dengan hasil reaktif pada Selasa, 5 Mei 2020. Lalu dilanjutkan dengan pengambilan Swab pertama dan sampel dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kemudian dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan sampel. Pada 7 Mei 2020, MZ dilakukan pengambilan swab kedua, dan sampel dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan sampel.

“Kemudian hari ini, Rabu 21 Mei 2020, Tim Gugus Tugas Waykanan mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, pemeriksaan sampel swab MZ dengan hasil positif Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu untuk satu pasien lainnya, yakni Ft (54) yang positif Covid-19, diketahui selama satu bulan lebih berada di Bandarlampung menemani dan mengurus anaknya Operasi Caesar di RS Bintang Amin.

“Ft pulang ke Baradatu dengan keadaan sehat dan tidak ada keluhan pada 19 Maret 2020. Lalu pada Sabtu, 18 April 2020, anaknya datang dari Bogor dan tinggal bersama di rumah Ft,” kata dia.

Kemudian Ft merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) dari AS. Kegiatan sehari-hari Ft hanya berada di rumahnya dan rumah AS, kemudian pada 4-6 Mei 2020 berada di RSUD ZAPA menemani istri dari AS operasi.

Pada Kamis 7 Mei 2020, Ft dilakukan rapid test terkait kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 AS, dari hasil pemeriksaan rapid test menunjukkan reaktif.

Sehingga tatalaksana selanjutnya dilakukan pengambilan sampel swab/sputum pertama oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan kemudian Ft dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah dengan menerapkan PHBS dan physical distancing.

“Hari ini hasilnya keluar, dan terkonfirmasi positif Covid-19,” tambahnya.

Berdasarkan SOP penanganan pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala diisolasi di rumah, namun untuk mengurangi kontak dengan orang/warga dan supaya lebih terpantau kondisi kesehatannya, maka kedua orang yang terkonfirmasi Covid-19 diantar ke ruang isolasi RSUD ZAPA Waykanan.

“Sampai dengan saat ini jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Waykanan yakni enam orang dengan rincian yakni, 2 orang dirawat di RSBNH, 2 orang dirawat di RSUD ZAPA Waykanan, 1 orang di RSAM dan 1 orang telah dinyatakan sembuh,” papar Anang Risgiyanto.(wk1/mlo)



Pos terkait