Pastikan Tempat Wisata Ditutup, Danramil Pesisir Selatan Pantau Objek Wisata

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Koramil 422-02/Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Minggu (16/5) memantau sekaligus mengimbau masyarakat yang berkunjung ke lokasi kawasan objek wisata untuk dapat membubarkan diri.

Hal itu mengingat semua kawasan wisata pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah ditutup oleh Pemkab setempat.

Bacaan Lainnya


Kawasan wisata yang dikelola Pemkab Pesbar, Pekon maupun kelompok masyarakat hingga kini tidak diperkenankan untuk dibuka bagi para pengunjung wisata seperti kawasan wisata pantai yang ada di Kecamatan Pesisir Selatan. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Danramil 422-02/Pesisir Selatan, Kapten CBA Indra Jaya, mengatakan pihaknya bersama aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya melaksanakan pemantauan terhadap masyarakat yang akan berwisata seperti di pantai Tanjung Setia dan pantai Melasti bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada pengunjung wisata yang masuk.

“Sesuai instruksi dari Pemkab setempat bahwa selama Idul Fitri 1442 Hijriah, untuk sementara waktu semua lokasi wisata di Pesbar ditutup sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” katanya.

Untuk itu, kata dia, dalam pemantauan di lokasi wisata tersebut jika ada pengunjung yang masih nekat masuk di kawasan wisata maka diimbau untuk segera membubarkan diri. Selain itu juga, pihaknya melarang pengunjung untuk kembali masuk ke kawasan wisata. Begitu juga yang akan masuk ke kawasan wisata diimbau untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

“Kita sebelumnya juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat maupun semua pihak terkait lainnya bahwa untuk sementara ini kawasan wisata ditutup oleh Pemerintah,” jelasnya.

Ditambahkannya, bagi pengelola lokasi wisata terutama yang dikelola oleh Pekon dan kelompok masyarakat diharapkan untuk memaklumi dan memahami hal itu, serta dapat bekerjasama dan mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Salah satunya dengan menutup lokasi wisata tersebut dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu untuk tidak berkunjung.

“Imbauan bias dilakukan dengan memasang banner atau papan pengumuman penutupan sementara objek wisata, dan lainnya,” tandasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait