PBB-P2 di Lambar Terealisasi Rp1,492 Miliar

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id –  Pemkab Lambar tahun ini menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp4,294 miliar lebih dan dari target tersebut hingga Jumat (10/9) baru terealisasi Rp1,492 miliar lebih atau 34,74%.

“Untuk realisasi pajak bumi dan bangunan  masih kurang sebesar Rp2,802 miliar lebih, sementara deadline pelunasan pajak paling lambat akhir bulan ini. Jadi kita berharap kepada kecamatan, pekon dan kelurahan agar lebih mengoptimalkan penagihan PBB,” ujar  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si, Jumat (10/9).

Bacaan Lainnya

Menurut dia,  realisasi PBB-P2 sebesar Rp1,492 miliar lebih rinciannya Kecamatan Balikbukit dari target Rp519 juta lebih baru terealisasi Rp221.630.245,00 (42,70 %), Kecamatan Sukau target Rp217 juta lebih baru terealisasi Rp57.478.851,00 (26,48%), Kecamatan Lumbokseminung dari Rp128 juta lebih baru terealisasi Rp33.180.456,00 (25,81 %), Kecamatan Batuketulis Rp243 juta lebih baru terealisasi Rp181.512.766,00 (74,63 %), Kecamatan Sekincau Rp171 juta lebih baru terealisasi Rp85.271.610,00 (49,61 %), Kecamatan Pagardewa target Rp370 juta lebih baru terealisasi Rp129.619.755,00 (34,99 %), serta Kecamatan Bandarnegeri Suoh target Rp539 juta lebih namun baru terealisasi Rp212.784.207,00 (39,46 %).

Sementara untuk  Kecamatan Gedungsurian dari target Rp228 juta lebih baru terealisasi Rp29.916.023,00  (13,12 %), Kecamatan Sumberjaya ditarget Rp288 juta lebih baru terealisasi Rp49.585.573,00  (17,21%), Kecamatan Kebuntebu target Rp205 juta lebih baru terealisasi Rp86.861.991,00 (42,22%), Kecamatan Waytenong ditarget Rp330 juta lebih namun baru terealisasi Rp16.141.125,00 (4,89%), Kecamatan Airhitam target Rp171 juta lebih baru terealisasi Rp62.271.775,00 (36,23%), Kecamatan Belalau Rp134 juta lebih baru terealisasi Rp103.973.092,00 (77,18%), Kecamatan Batubrak  target Rp175 juta lebih baru terealisasi Rp17.505.824,00 (9,96%), serta Kecamatan Suoh target Rp290 juta lebih namun baru terealisasi Rp18.554,72700 (6,39%).

Sementara untuk menara target Rp195.385.559,00 namun baru terealisasi Rp104.378.473.00 (54,42%), PLTA target Rp79.855.200,00 telah terealisasi 100%, dan Lampung Hydro Energy target Rp1.506.010,00 telah terealisasi 100%, sedangkan PLN target Rp3.342.000,00 belum ada realisasinya.

“Kita tekankan camat untuk menggerakan aparatur pekon dan kelurahan yang ada di wilayah kerjanya untuk mengoptimalkan penagihan PBB-P2,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait