PDAM Limau Kunci Angkat Bicara Soal Kerusakan Jaringan di Sunur

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Limau Kunci, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) angkat bicara terkait pengrusakan jaringan air bersih di Pemangku Sunur, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, oleh pelaksana pembangunan drainase Jalan Nasional (Lintas Barat) yang hingga saat ini belum diketahui perusahaannya.

Kabag Pemeliharaan dan Perencanaan Syahrial, S.Ip., mendampingi Direktur Pistorik, M.M., kepada awak media ini menegaskan, bahwa sampai saat ini belum tampak adanya niatan dari pelaksana (kontraktor) proyek nasional tersebut untuk melakukan perbaikan jaringan air bersih yang mengalami kerusakan akibat galian drainase.

Bacaan Lainnya


Walaupun upaya teguran agar jaringan sepanjang 500 meter yang rusak parah diperbaiki namun belum ada respon positif.

“Sampai saat ini kami belum tau perusahaan apa dan siapa pelaksana proyek itu, tapi saat kami berkunjung ke lokasi kami sudah berpesan kepada pekerja agar diperbaiki,” katanya.

Selain upaya tersebut Syahrial juga mengatakan sudah menyurati Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Lampung, agar menyampaikan juga kepada pelaksana proyek Drainase di Sunur tersebut agar bertanggung jawab.

“Sekarang kita masih menunggu pihak proyek. Tapi jika tidak ada upaya perbaikan, kami juga akan melakukan langkah lain, karena ditafsir kerusakan mencapai Rp30 juta, dan itu menjadi kerugian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” ujarnya. 

Sebelumnya warga mendesak dilakukannya perbaikan jaringan air bersih yang sudah Empat bulan rusak tersebut, sebagai bentuk pertanggung jawaban karena warga menderita akibat tidak bisa menerima air bersih seperti biasanya. 

“Sejak kerusakan itu kami tidak lagi memanfaatkan PDAM untuk ketersediaan air bersih, melainkan hanya memanfaatkan air hujan atau dari kali,” keluh pelanggan PDAM. (rin/mlo)




Pos terkait