PDIP Lamtim Usulkan Zaiful Bokhari Jadi Calon Bupati

  • Whatsapp
Ketua DPC PDIP Lamtim Ali Johan Arif

Medialampung.co.id – Peluang Zaiful Bokhari mendapatkan kendaraan politik untuk maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Lampung Timur semakin terbuka.

Salah satunya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Bacaan Lainnya



Ketua DPC PDIP Lamtim Ali Johan Arif menjelaskan, berdasarkan hasil tahapan penjaringan yang telah dilaksanakan terdapat sejumlah nama yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati.

Untuk balon bupati antara lain, Zaiful Bokhari dan Dawam Raharjo. Untuk Wakil Bupati antara lain, Siswanto dan Djoko Pramono.

Kemudian setelah melalui tahapan verifikasi berkas dan penyampaian visi-misi. Muncul dua nama balon bupati, yaitu Dawam dan Zaiful. 

Perkembangan selanjutnya, berdasarkan hasil rapat konsolidasi organisasi dengan jajaran DPD PDIP Lampung di Bandarlampung beberapa waktu lalu.

Nama balon bupati yang akan diusulkan ke DPP semakin mengerucut, yaitu Zaiful Bokhari. Sebab, dalam tahapan proses penjaringan yang aktif adalah Zaiful Bokhari. 

Karenanya lanjut Ali Johan Arif, pada rapat pleno DPC PDIP Lamtim memutuskan untuk mengusulkan Zaiful Bokhari sebagai calon bupati Lamtim.

Pertimbangannya, Zaiful merupakan petahanan yang telah memiliki pengalam memimpin Lamtim. Baik sebagai wakil bupati maupun bupati. Kemudian, kinerja Zaiful selama memimpin Lamtim telah terbukti baik.

Berdasarkan hasil survei internal PDIP, Zaiful meraih nilai tertinggi di antara balon lain,” lanjut Ali Johan.

Pertimbangan selanjutnya, sejumlah nama yang juga mendaftar melalui PDIP telah mensosialisasikan diri akan maju sebagai calon bupati dari partai politik lain.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, maka DPC PDIP Lamtim mantap mengusulkan Zaiful sebagai calon bupati dan siswanto sebagai calon wakil bupati. 

Masih menurut Ali Johan, PDIP optimis calon yang akan diusung dapat memenangkan Pilbup Lamtim.

Terlebih berdasarkan informasi terkini, Zaiful juga sudah mendapat surat tugas dari Partai Gerindra untuk mencari koalisi.

Dengan begitu, koalisi antara PDIP dengan Gerindra mencapai 15 kursi. Yakni, PDIP 9 dan Gerindra 6.

“Masih ada kemungkinan dukungan akan menyusul dari partai politik lainnya,” papar Ali Johan.

Ditambahkan, mengenai kepastian siapa yang akan mendapat rekomendasi tetap menunggu keputusan dari DPP PDIP.  “Tunggu saja, kalau sudah terbit rekomendasinya, pasti akan kami publikasikan,” pungkas Ali Johan. (wid/mlo)



Pos terkait