PDRB Lambar Meningkat, Angka Pengangguran Menurun

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Fraksi Restorasi Pembangunan Bangsa DPRD Kabupaten Lampung Barat, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas pertumbuhan ekonomi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten setempat.

Anggota Fraksi restorasi Pembangunan Bangsa Anggi Romando, S.Hut., saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) tahunan pelaksanaan APBD Lambar tahun anggaran 2019, Kamis (9/7) mengungkapkan, nilai PDRB Lambar atas dasar konstan 2019 mencapai Rp4,9 triliun, angka tersebut naik dari tahun 2018 sebesar Rp4,7 triliun.

Bacaan Lainnya



”Kami dari fraksi restorasi pembangunan bangsa mengapresiasi pertumbuhan ekonomi PDRB lambar pada tahun 2019 yang mengalami peningkatan,” ungkap Anggi.

Tidak hanya itu, Fraksi Restorasi Pembangunan  bangsa juga memberikan apresiasi terhadap penurunan angka pengangguran di kabupaten setempat. Dimana menurutnya, dari sisi ketenagakerjaan diketahui tingkat partisipasi angkatan kerja pada tahun 2019 sebesar 79,53 persen sedangkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 1,68 persen pada tahun 2019.

”Sehingga diketahui bahwa angka pengangguran di Lambar mengalami penurunan, oleh karena itu kami berharap pemerintah terus berupaya untuk mengatasi tingkat pengangguran di Lambar,” kata Anggi.

Selanjutnya, berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sektor Pendidikan dan kesehatan sangat berpengaruh dalam meningkatkan IPM di Lambar, melalui program semua bisa melanjutkan sekolah dan kegiatan yang dilakukan antara lain pembagian seragam gratis, beasiswa sekolah dan mengukuhkan gerakan literasi daerah sebagai upaya peningkatan kinerja sektor pendidikan pihaknya juga member apresiasi.

”Itu berdampak baik  bagi sektor pendidikan khususnya pada jenjang SD dan SMP, namun setelah dicermati banyak pondok pesantren yang merupakan salah satu wadah pendidikan bag anak-anak yang ada di Lambar, maka itu kami mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan, mendukung serta meningkatkan sekaligus menunjang kualitas pendidikan khususnya pondok pesantren,” imbuhnya.  (nop/mlo)



Pos terkait