Pegawai BPKAD Lamteng yang Meninggal Masih Berstatus Suspect Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Adanya salah satu pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) meninggal diduga terkonfirmasi Covid-19, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Tengah angkat bicara. Status pegawai yang meninggal sekarang ini masih probable Covid-19 karena hasil swab belum keluar.

Koordinator Kesekretariatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lamteng Sarjito menyatakan pegawai BPKAD meninggal statusnya probable.

Bacaan Lainnya



“Statusnya belum positif Covid-19. Tapi probable Covid-19. Artinya 90 persen suspect Covid-19. Guna memastikannya menunggu hasil swab,” katanya via telepon.

Terkait proses pemakaman, kata Sarjito, tetap menggunakan protokol Covid-19. 

“Tetap menggunakan protokol Covid-19. Tadi sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Yukumjaya. Tidak ada masalah atau penolakan,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, kata Sarjito, Tim Gugus Tugas Covid-19 Lamteng akan melakukan penyemprotan di kantor BPKAD dan area sekitar kantor.

“Besok dilakukan penyemprotan disinfektan di kantor BPKAD dan area sekitar. Seluruh pegawai tidak diliburkan. Tapi bekerja dari rumah atau kantor lain selama tiga hari kedepan. Bekerja lewat sistem online,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sarjito, seluruh pegawai BPKAD Lamteng besok di-rapid test.

“Besok semua pegawai BPKAD di-rapid test oleh petugas kesehatan. Petugas Surveilans Dinas Kesehatan Lamteng juga sedang bekerja melakukan tracing orang terdekat. Sementara ada 7 orang di-tracing dan diminta isolasi mandiri. Mudah-mudah sehat semua. Kita berdoa bersama,” katanya.

Terkait lonjakan hingga hari ini 60 kasus Covid-19 di Lamteng, Sarjito menyatakan memang protokol kesehatan harus semakin ditingkatkan.

“Memang protokol kesehatan harus ditingkatkan lagi. Jangan menganggap remeh dengan Covid-19. Masyarakat harus tetap patuh dengan anjuran pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan Camat Terbanggibesar Fathul Arifin menyatakan proses pemakaman berjalan lancar.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Pak Bupati langsung yang berbicara dengan pihak keluarga. Pihak keluarga pun memahami dan bisa menerima. Kalau positif tidaknya belum tahu karena hasil swab memang belum keluar,” ungkapnya. (sya/mlo)



Pos terkait