Pekan Depan, Pameran Karya GSMS akan Digelar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bersama 18 seniman lainnya, Eka Fendiaspara dan Ahmadi akan menggelar pameran dan pementasan akhir karya 20 sekolah peserta Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2020 Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan tersebut  akan diadakan di GOR Aji Saka Kawasan Sekuting Terpadu, pada Senin (30/11). 

Bacaan Lainnya


Menurut rencana, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dijadwalkan hadir dan menyaksikan langsung berbagai pertunjukan dan pameran karya siswa-siswi  Sekolah Dasar (SD) dan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lampung Barat. 

Sebelumnya, seluruh seniman telah memberikan binaan selama 10 kali pertemuan di sekolah masing-masing. Seperti Eka Fendiaspara, ditempatkan di SD Negeri 1 Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit. Seniman fotografi ini mengasuh 24 siswa. Pameran foto yang akan digelar bertajuk “Di sekitar kita, potret sekitar kita dalam prasasti modern”. 

Eka Fendi yang juga Ketua Genpi Lampung Barat ini mengajak peserta GSMS untuk menggali aktivitas, keindahan alam, dan kegiatan sosial di lingkungan sekitar.  

Sedangkan Ahmadi, yang kesehariannya aktif sebagai pegiat literasi, berbagi pengetahuan menulisnya di SD Negeri 2 Kembahang, Kecamatan Batu Brak, pimpinan Ibu Pazdalena, S.Pd.

Sama halnya dengan Eka Fendi, Ahmadi melaksanakan pertemuan sebanyak 10 kali. Dan menghasilkan tiga bab karya siswa, yaitu keseharian, cita-cita, dan khayalan. 

Seluruh karya 25 peserta kelas menulis dirangkum dan diterbitkan ke dalam sebuah buku dengan judul “Sekumpul Cerita untuk Pakcik”.

Pakcik pada judul buku merujuk kepada panggilan akrab Bupati Lampung Barat, Bapak Parosil Mabsus. Dengan harapan, buku ini akan dibaca dan menjadi kado akhir tahun bagi beliau.

“Saya dan Ahmadi siap menggelar pameran karya. Semoga berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Eka Fendiaspara, Kamis (26/11).

Masih menurut Eka, acara nanti akan dibagi kedalam 2 kelompok. Kelompok pagi dan kelompok siang. Sehingga kerumunan peserta dan pengunjung dapat dihindari. (lus/mlo)


Pos terkait