Pekan Literasi, Partinia Parosil Launching Enam Lamban Baca

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode 1 tahun 2020 Kecamatan Air Hitam dibawah Koordinasi M. Irfan Pratama (Fakultas Pertanian) bekerjasama dengan Forum Literasi Lampung Barat menggelar Pekan Literasi Kecamatan Air Hitam, Sabtu (18/1).

Kegiatan Pekan Literasi tersebut  dihadiri Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Partinia Parosil Mabsus, Wakil Ketua Yusmalasari, Camat Air Hitam Domi Nofalisa dan sejumlah Pengurus Kabupaten dan Kecamatan Tim GLD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Barat, Peratin dan ibu Peratin se-Kecamatan Air Hitam, Pegiat literasi, dan mahasiwa KKN Unila Kecamatan Air Hitam.

Bacaan Lainnya



Koordinator Mahasiswa KKK Unila M. Irfan menyampaikan latar belakang dilaksanakannya Pekan Literasi adalah untuk ikut serta dalam mendukung komitmen Bupati Lambar Parosil Mabsus menjadikan Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi.

“Pekan literasi diisi dengan sejumlah kegiatan yakni diskusi literasi, lomba mewarnai, peresmian enam titik lamban baca baru, penyerahan donasi buku dan rak buku dari Owner RSIA Liwa Bunda Yusmalasari, serta hadiah lomba dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Barat,” ujarnya

Sementara  Camat Air Hitam Domi Nofalisa Utama Faizul, mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti program pemerintah daerah serta berterima kasih juga kepada mahasiswa KKN Unila atas gerakan pendirian lamban baca di Pekon Gunung Terang.

Kemudian Ketua Tim GLD Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, saat menyampaikan sambutan berharap pendirian enam lamban baca di Pekon Gunung Terang akan menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah melibatkan masyarakat dalam kemajuan daerah.

“Saya atas nama Ketua Tim GLD merasa bangga atas dukungan mahasiswa KKN  terhadap komitmen kabupaten literasi. Saya berharap pendirian lamban baca bukan hanya sebatas simbolis, sebatas pendirian dan hilang, berubah fungsi menjadi tempat berkumpul yang tidak produktif,”  jelasnya

Masih kata Partinia, literasi bukan hanya sebatas membaca namun lebih dari itu, perubahan prilaku dan pola pikir masyarakat merupakan tujuan utama Peraturan Bupati No.19/2018 tentang Gerakan Literasi Daerah.(lus/mlo)



Pos terkait