Pekon Balak Salurkan BLT-DD Gelombang III ke 23 KPM

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekonbalak, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan BLT-DD gelombang III untuk periode Oktober, November dan Desember kepada 23 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Selasa (8/12).

Penyaluran yang dipusatkan di balai pekon setempat itu disaksikan langsung seluruh jajaran aparatur pemerintah pekon, LHP serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah setempat.

Bacaan Lainnya


Peratin Pekonbalak Edison mengatakan, penyaluran BLT-DD gelombang III ini, untuk jumlah KPM berkurang atau lebih sedikit dari jumlah KPM pada gelombang kedua atau hanya berjumlah 23 KPM.

“Dari hasil musdesus sebelumnya sudah kita putuskan bahwa ada 23 KPM yang masih dinyatakan layak menerima BLT-DD. Para penerima masuk kategori warga lanjut usia yang pra sejahtera dan belum tersentuh bantuan apapun,” ungkap Edison.

Selanjutnya, kata dia, dengan tuntasnya penyaluran BLT-DD langsung tiga bulan hingga desember 2020 tersebut ia menyampaikan ungkapan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang selama pandemi Covid-19 turut serta melakukan berbagai upaya pencegahan. 

“Semoga BLT-DD yang telah tersalur bermanfaat dan kita terus berdo’a agar pandemi ini segera berlalu, dan kehidupan kembali normal dan masyarakat dan beraktivitas seperti biasanya,” harapnya.

Sementara itu, Camat Batubrak Sri Wiyatmi, S.T, M.P, mengatakan bahwa dalam penyaluran BLT-DD gelombang ketiga ini bergantung pada kesiapan anggaran di masing-masing pekon.

“Bagi pekon yang sudah merealisasikan penyaluran artinya anggaran sudah tersedia, dan atas nama pemerintah kecamatan kami memberikan apresiasi bagi pekon yang telah menuntaskan penyaluran karena ini adalah bentuk keseriusan pekon dalam membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Dan kepada masyarakat semoga bantuan ini dapat digunakan dengan tepat,” pesannya.

Selain itu pihaknya juga mengimbau agar masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) sebagai upaya untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid 19.(edi/mlo)




Pos terkait