Pekon Bandaragung Terima APBPekon Terbesar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Tahun ini aparat pekon di Kabupaten Lambar akan mengelola anggaran pendapatan belanja pekon (APBPekon) yang jumlahnya cukup fantastis yakni mencapai Rp190,307 miliar lebih. Dengan rincian dana desa (DD) yang bersumber dari APBN sebesar Rp127.431.785.000  serta alokasi dana pekon (ADP) yang bersumber dari APBD sebesar Rp62.875.552.000.

“DD dan ADP sebesar Rp190,307 miliar lebih itu untuk 131 pekon di Lambar. Jumah itu mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Yudha Setiawan, S.I.P.

Bacaan Lainnya



Dipaparkannya, dari APBPekon sebesar Rp190,307 miliar lebih tersebut,  jumlah anggaran yang paling besar diterima oleh pekon Bandaragung Kecamatan Bandarnegeri Suoh sebesar Rp2,850 miliar lebih sedangkan anggaran yang terkecil diterima Pekon Pancurmas Kecamatan Lumbokseminung sebesar Rp 1,179 miliar lebih. “Jumlah dana yang diterima setiap pekon berbeda-beda, tergantung jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin, luas wilayah dan indeks kesulitan giografis (IKG),” imbuhnya

Dijelaskannya, sesuai dengan kebijakan RPJMD Kabupaten Lambar 2019-2020, salah satu tujuannya menurunkan pekon tertinggal/pekon miskin dan untuk prioritas pemanfaatan dana desa (DD) tahun 2020 pemerintah pusat yaitu pencegahan stunting dan penanggulangan kemiskinan.

Untuk tahun 2020, kata Yudha, Kabupaten Lambar mendapatkan kucuran dana desa (sumber APBN) sebesar Rp127.431.785.000 dengan rincian alokasi dasar sebesar Rp86.827.586.000, alokasi afirmasi Rp363.268.000, alokasi kinerja Rp1.873.248.000, serta alokasi formula Rp38.367.683.000,-. Sedangkan alokasi dana desa (sumber APBD) untuk alokasi dasar diberikan kepada seluruh pekon dengan nilai yang sama, untuk alokasi kinerja diberikan kepada 13 pekon dengan nilai Rp144.096.000,-, alokasi afirmasi diberikan kepada dua pekon dengan nilai Rp181.634.000,-, serta alokasi formula diberikan kepada pekon dengan menggunakan rumus berdasarkan jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin, luas wilayah dan indeks kesulitan geografis.

Masih kata dia, untuk alokasi dana pekon (ADP) bersumber dari APBD Lambar sebesar Rp62.875.552.000,- yang terdiri dari dana perimbangan sebesar Rp56.623.698.000,- dan dana penyetaraan siltap sebesar Rp6.251.824.000,-.  “ADP sebesar Rp62.875.552.000,- rinciannya siltap peratin dan perangkat desa sebesar Rp47.715.018.000,-, tunjangan peratin sebesar Rp1.572.000.000,-, tunjangan lembaga himpunan pemekonan (LHP) sebesar Rp5.436.000.000,-, alokasi afirmasi  Rp210.000.000,-, alokasi kinerja Rp660.000.000,- serta alokasi formula sebesar Rp7.282.504.000,- (lus/mlo)



Pos terkait