Pekon Bandarbaru Salurkan BLT-DD dan Insentif Guru Ngaji 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Demi mendukung pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya menggulirkan program bantuan salah satunya keberlangsungan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2021.

BLT-DD yang target pencapaiannya disalurkan hingga Desember 2021 itu kini mulai terealisasi, seperti di Pekon Bandarbaru, Kecamatan Sukau. Bertempat di balai pekon setempat, BLT-DD tahap I atau periode Januari tersebut disalurkan kepada 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) , Rabu (31/3).

Bacaan Lainnya


Peratin Bandarbaru Nadirsyah Akmal menuturkan, bantuan ini masih dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi dan selain menyalurkan BLT-DD Tahap I sebesar Rp 300 ribu, pihaknya juga memberikan insentif untuk tiga guru ngaji.

“13 KPM ini masih dinyatakan layak menerima BLT-DD dan masuk kategori warga lanjut usia yang pra sejahtera dan kita pastikan layak karena belum tersentuh bantuan apapun,” terangnya.

Dengan tersalurnya BLT-DD tahap I itu, pihaknya berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan. Tak lupa, ia juga mengajak masyarakat agar tetap mendukung upaya pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan.

“Kita tidak tahu kapan wabah ini akan berakhir, untuk itu kami berharap BLT-DD yang telah tersalur dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kepada masyarakat kami harap tetap mematuhi prokes,” pesannya.

Sementara itu, Camat Sukau Hadi Susanto S.Kom, M.Si, mengatakan, penyaluran BLT-DD tahap pertama ini bergantung pada kesiapan anggaran di masing-masing pekon. 

“Apresiasi kami sampaikan kepada pemerintah pekon yang sudah merealisasikan BLT-DD tahap I dan semoga dapat membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” harapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) sebagai upaya untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(edi/mlo)




Pos terkait