Pekon Ciptawaras Laksanakan Sosialisasi Edukasi New Normal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Giliran Pekon Ciptawaras, Kecamatan Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) disambagi tim gusus tugas penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kecamatan setempat Senin (21/6). 

Lawatan tim kecamatan yang dipimpin Camat Erna Wati, S.E., tersebut tak lain sosialisasi dan edukasi penerapan  new normal kepada warga yang ditujukan melalui  jajaran pemerintahan pekon, Lembaga Hippun Pemekonan (LHP), dan utusan masyarakat organisasi pekon.

Bacaan Lainnya



Dalam kegiatan tersebut pihak berkompeten kecamatan seperti halnya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas memberikan pemahaman terhadap apa itu new normal, yakni masyarakat diperbolehkan kembali menjalankan aktifitas seperti biasa pasca penerapan stay home atau tetap di rumah akibat pandemi covid-19. 

Ditegaskan Erna, pentingnya edukasi new normal tersebut, agar semua kalangan memahami tentang tujuan new normal dan betul-betul diterapkan tentang protokol kesehatan yang dianjurkan.

“Tentunya semua warga sudah mengetahui kenapa adanya istilah new normal. Penerapan ini artinya semua aktifitas dapat dilaksanakan seperti sedia kala hanya memiliki batasan ketentuan yakni terkait kesehatan, untuk mencegah penularan covid-19. Seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan yang paling utama menjaga jarak, ketika berkomunikasi,” ujarnya. 

Oleh sebab itu, kepada aparat pekon, relawan covid, masyarakat untuk saling mengingatkan terkait penerapan new normal tersebut.

“Jangan sampai terjadi sudah tau new normal, dan protap kesehatan tapi nyatanya tidak dilaksanakan. Dan kondisi seperti itulah perlunya pemberian pemahaman agar ditaati,” ajaknya.

Sebab dalam penularannya covid-19 tidak hanya menandakan tubuh yang terpapar mengalami sakit, melainkan justru banyak terjadi Orang Tanpa Gejala (OTG), dan kasus seperti ini yang justru sangat membahayakan orang di sekelilingnya atau yang pernah berdekatan atau bersentuhan. 

Sementara Peratin Ciptawaras Sunayah, menambahkan selain sosialisasi tentang new normal dan penerapan protap kesehatan, adanya dukungan lain yang memang sudah dilaksanakan seperti penyemprotan cairan desinfektan, kemudian pembagian Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan penyediaan tempat cuci tangan.

“Kita berharap semua fasilitas itu digunakan dengan baik, jangan sampai anggaran dana yang awalnya untuk kebutuhan fasilitas pekon, namun dialihkan untuk penanganan Covid-19 menjadi upaya yang sia-sia lantaran kurangnya kesadaran menjalankan anjuran pemerintah.

“Masalah antisipasi penyebaran covid-19 ini merupakan tanggung jawab bersama karena itu selain mensosialisasikan ayo kita juga menerapkannya,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait