Pekon di Kecamatan Airhitam Buka Pemanfaatan 8 Persen Anggaran Covid-19

  • Whatsapp
Mobil pribadi Peratin Sumberalam Kecamatan Airhitam Husain jadi armada perlengkapan Covid-19 yang standby di posko PPKM Mikro setempat

Medialampung.co.id – Kesiapsiagaan Satgas Covid-19 pekon, di Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) layak dijadikan contoh dalam peran menuntun masyarakat semakin memiliki kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

Memanfaatkan 8% Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikhususkan untuk penanganan Covid-19, pekon-pekon di kecamatan itu gencar melakukan upaya, baik dalam penanganan kasus Covid-19 maupun langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona varian delta yang tingkat penularannya lebih ganas.

Bacaan Lainnya

Ketika awak media ini melakukan peninjauan (investigasi) di Posko-Posko PPKM Mikro mulai dari Pekon Semarangjaya, Sumberalam, Sinarjaya hingga Gunungterang yang lokasi pekonnya berada di ruas jalan kabupaten, tampak satgas melakukan penjagaan ekstra dengan sarana prasarana lengkap mulai dari kesiapan Alat Pelindung Diri (APD) hingga perlengkapan lain, bahkan telah dibuatkan seragam untuk puluhan satgas Covid-19 masing-masing pekon.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Pekon Semarangjaya Agus Muin, mendampingi Peratin Damsiri Ahmad mengatakan, hingga saat ini telah masuk periode Juli, dari 8 persen ADD untuk Covid-19 secara persentase sekitar 32 persen dari anggaran itu sudah dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Seperti untuk penyemprotan cairan desinfektan secara intens, penyediaan tempat cuci tangan, thermogun, pengadaan masker yang dibagi ke masyarakat saat kegiatan pengajian, hingga solat hari-hari besar agama dan kegiatan lainnya, begitu juga penyaluran sembako kepada warga isolasi, pengadaan APD, dan berbagai lainnya.

“Untuk Pemakaman warga meninggal. Terlepas akibat Covid-19 maupun karena penyebab lain Pekon Semarangjaya memang memiliki program bantuan untuk proses pemakaman warga,” katanya. 

Satgas Covid-19 Pekon Sunberalam Kecamatan Airhitam piket Posko PPKM Mikro

Peratin Damisiri menambahkan, pihak pekon akan siap jika memang adanya anjuran pemerintah nantinya untuk pengurangan kegiatan fisik dan dialihkan ke penanganan Covid-19 jika pandemi masih berlanjut. “Jelas saat ini yang kita utamakan adalah kesehatan masyarakat, dan pekon selalu siap melaksanakan apa arahan pemerintah,” ungkapnya

Sementara saat meninjau Posko PPKM Pekon Sumberalam, Satgas pekon setempat juga melakukan penjagaan yang ketat, bahkan semua perlengkapan mulai APD dan lainnya distandbykan di Posko, sehingga ketika ada hal yang mendadak terjadi satgas langsung menjalankan tugas dengan penerapan prokes.

Ketua Satgas Covid-19 Pekon Sumberalam yakni Peratin Husain mengatakan, sekarang ini, dalam ajakan kepada masyarakat untuk pentaatan prokes perlu pendekatan dan edukasi secara humanis.

Karena itu harus dicontohkan dulu dari apa yang dilaksanakan satgas kepada masyarakat. “Tentunya dalam mengajak mengedukasi masyarakat untuk taat prokes dimulai dari apa yang dilakukan satgas. Dan itulah yang saat ini kami edukasikan kepada masyarakat. Seperti jika menganjurkan warga wajib menggunakan masker, satgas terlebih memberikan masker begitu juga yang lainnya,” sebutnya.

Satgas Covid-19 Pekon Semarangjaya Kecamatan Airhitam piket di Posko PPKM Mikro

Pada kesempatan itu juga Husain memaparkan terkait penggunaan dana penanganan Covid-19 dari ADD, dimana dari total 8 persen yang telah dianggarkan sesuai arahan pemerintah. Di pekon itu telah terpakai sekitar 34 persennya. Yang penggunaannya selain untuk upaya penanganan dan pencegahan Covid-19, seperti penyemprotan desinfektan secara rutin, penyaluran sembako warga isolasi, dan pengadaan APD bulai dari baju, helm, penutup muka, sepatu dan lainnya.

Begitu juga dengan upaya menjaga kesehatan sargas, semua satgas pekon sudah diberikan vaksinasi termasuk sebagian warga. “Alhamdulilah untuk vaksinasi warga sangat berminat, dan kami berharap pemerintah secara bergelombang terus memberikan vaksinasi sebagaimana oleh TNI dan Polri,” harapannya. 

Husain menyampaikan terimakasih atas perhatian semua pihak kepada pekon, khususnya dalam penanganan virus corona. Termasuk dalam pemanfaatan anggaran yang siap dibuka secara transparan. “Kita memang harus transparan untuk kebaikan bersama,” tegas pihaknya. (r1n/mlo)


Pos terkait