Pekon Gedungsurian Kembangkan Pisang Cavendish

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Banyak jalan menuju Roma, mungkin istilah itu menjadi salah satu wujud nyata, yang sekarang dilaksanakan Pekon Gedungsurian, Kecamatan Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) untuk memperluas usaha memanfaatkan kekayaan alam dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti yang dikembangkan di beberapa wilayah Kabupaten Lambar berupa budidaya tanaman pisang.

Bacaan Lainnya



Terkait hal itu, Pekon Gedungsurian memanfaatkannya sebagai produsen dengan melakukan pengembangan (penyemaian) bibit pisang jenis cavendish.

Sehingga bagi siapa saja yang berminat untuk pengembangkan perkebunan pisang cavendish, tak perlu harus jauh-jauh mencari bibit apalagi hingga Pulau Jawa, karena cukup ke Pekon Gedungsurian saja. 

Disampaikan Peratin Boimin untuk memperoleh bibit yang unggul, pihak pekon bukan saja mengambil bakal bibit dari pulau jawa melainkan turut menghadirkan tenaga ahli bidang pembibitan dan penyemaian dari Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). 

“Ribuan polybag bibit pisang jenis cavendish yang sedianya telah kami kembangkan dan siap jual ini merupakan hasil penyemaian yang dilakukan langsung oleh tenaga ahlinya,” terangnya. 

Dijelaskannya, dalam pemanfaatan lahan yang masih luas dan subur, masyarakat mulai melebarkan sayap  salah satunya usaha perkebunan pisang, seperti di Kecamatan Gedungsurian sendiri kebun pisang bukan hal baru melainkan sudah sekitar Sepuluh tahun ini diterapkan dan kini hasil perkebunan pisang mampu terjual hingga pulau jawa dengan harga yang tinggi. 

“Karena prospek yang menjanjikan dengan telah terbukti dan teruji, sekarang usaha perkebunan pisang tidak lagi hanya di Kecamatan Gedungsurian melain mulai menjalar di kecamatan-kecamatan lainnya,” ungkap dia.

Dan memanfaatkan momen tersebut, Pekon Gedungsurian mencoba menjadi penyuplai bibit dengan menciptakan bibit unggul. Yang mana usaha itu sendiri dikemas dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa/Pekon (Bumdes). “Harapan kami para petani dalam membuka usaha perkebunan pisang tidak setengah-setengah, mumpung tanam baiknya gunakan bibit yang memang unggul,” ujarnya. (ius/mlo)



Pos terkait