Pekon Kagungan Salurkan BLT-DD Tahap II dan III 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) yang merupakan program kebijakan pemerintah dalam rangka guna membantu penanggulangan terhadap warga yang terdampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Kegiatan yang digelar terpusat di balai pekon setempat itu dihadiri Camat Lumbokseminung Pinnur S.E, Peratin Kagungan Ali Rahman beserta jajaran aparatur pemerintah pekon dan 19 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bacaan Lainnya



Peratin Kagungan Ali Rahman, menerangkan dalam kegiatan itu pihaknya mengalokasikan BLT-DD langsung sebanyak dua tahap yaitu tahap II dan III atau periode Mei dan Juni dan setiap warga menerima uang tunai sebesar Rp1,2 juta. 

“Pekon Kagungan menjadi salah satu pekon dengan angka penerima yang sedikit dibanding beberapa pekon lainnya. Hal itu karena jumlah kepala keluarga di Pekon Kagungan memang sedikit atau hanya sebanyak 179 KK,” terangnya. 

Sementara, lanjut dia, dari jumlah 179 KK tersebut, 93 KK diantaranya telah mendapat program bantuan sosial mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non tunai (BPNT).

Sehingga, secara persentase, jumlah warga penerima program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tersebut telah mencapai 65%.

“Kami menjamin bahwa seluruh warga yang layak menerima bansos sudah tersentuh seluruh bantuan sosial baik yang rutin seperti PKH dan BPNT. Kendati begitu kepada warga kami tidak pernah bosan mengimbau jika memang masih ada yang merasa layak mendapat bantuan namun tidak terdata maka silahkan melapor,” tegasnya.

Pihaknya juga turut memberikan perhatian kepada masyarakat yang terpaksa harus pulang kampung lantaran dalam perantauan harus dirumahkan akibat mewabahnya Covid-19. Totalnya, terdapat 3 KK dan tujuh jiwa. 

“Warga yang dirumahkan akibat dampak Covid-19 mereka pulang kampung dan setelah menjalani karantina mandiri serta rapid test, mereka dipekerjakan oleh sejumlah pengusaha budidaya ikan yang tersebar di Pekon Kagungan,” imbuhnya.

Tujuannya, kata dia,  agar warga tersebut tidak menganggur sehingga tetap produktif dan memiliki penghasilan di tengah pandemi ini.  Dari pemerintah pekon pihaknya juga memberikan sejumlah bantuan berupa sembako guna meringankan kebutuhan sehari-hari.

Sementara, Camat Lumbokseminung Pinnur dalam arahannya, menyampaikan bahwa terkait adanya wacana penambahan BLT DD untuk bulan Juli-September sebesar Rp900 ribu atau Rp300 ribu per KK per bulan.

“Namun ini masih wacana. Kepastiannya kita tunggu aturan hukumnya dari pemerintah,” terang Pinnur.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa dari 11 pekon di kecamatan setempat, tercatat baru dua pekon yakni Pekon Kagungan dan Pekon Lumbok yang telah menyalurkan BLT-DD tahap III.

Sehingga ia berharap kesembilan pekon lainya segera menyusul sehingga kebutuhan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi ini segera ditanggulangi.

“Terkait dimulainya kebijakan tatanan hidup baru, kami mengingatkan bahwa bukan berarti wabah telah selesai. Sehingga, protokol kesehatan yang diwajibkan pemerintah harus ditaati oleh warga. Budayakan memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan dan jaga jarak,” imbuhnya.(edi/mlo)



Pos terkait