Pekon Lintik Salurkan BLT-DD Tahap II dan III

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) lanjutan untuk tahap II dan III di tahun anggaran 2020, yang dipusatkan di Balai Pekon setempat, Selasa (8/12).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Krui Selatan, Suwarti, Peratin Pekon Lintik, Azwar, Ketua LHP, Lekat Zailan, perwakilan P3MD Kabupaten Pesbar, serta seluruh aparatur Pekon dan masyarakat penerima BLT-DD.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Peratin Pekon Lintik, Azwar, mengatakan dalam perjalanan di tahun anggaran 2020 ada keputusan dari Pemerintah Pusat terkait dengan penggunaan Dana Desa, dalam aturan itu setiap Pekon dapat menyalurkan BLT-DD dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Sehingga, dengan adanya aturan dari Pemerintah Pusat itu maka ada beberapa kegiatan fisik yang dialihkan anggarannya untuk program BLT-DD,” katanya.

Dijelaskannya, sebelumnya penyaluran BLT-DD dimulai sejak April-Juni 2020 terhadap warga penerima dalam hal ini warga yang memang tidak menerima bantuan sosial (bansos) lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan sebagainya. 

Selain itu juga merupakan warga yang memang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan tentu semua penerima BLT-DD sudah sesuai aturan dan juga hasil musyawarah bersama.

“Karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir, Pemerintah Pusat kembali mengeluarkan aturan terbaru untuk perpanjangan penyaluran BLT-DD,” jelasnya.

Ditambahkannya, perpanjangan BLT-DD itu untuk tiga bulan yakni Juli-September 2020, dan pemerintah Pekon kembali harus mengelola anggaran yang telah berjalan dari anggaran yang dapat dialihkan. Hingga akhirnya Pekon menyalurkan BLT-DD lanjutan untuk masyarakat.

Kemudian, Pemerintah Pusat juga kembali mengeluarkan aturan agar Pekon dapat melanjutkan penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan di akhir 2020 yakni Oktober-Desember.

“Karena ada perpanjangan lagi, maka Pekon menganggarkan dari anggaran sebelumnya untuk kebutuhan kantor seperti untuk pembelian laptop dan lainnya,” kata dia.

Sehingga, masih kata Azwar, dalam penyaluran BLT-DD untuk tahap II dan III jumlah penerima bantuan tidak sama. Hal itu karena kondisi anggaran Pekon yang bersumber dari dana desa sudah tidak mencukupi untuk penyaluran BLT-DD lanjutan, untuk itu pihaknya berharap agar masyarakat dapat memahami dan memakluminya. 

Semua masyarakat diharapkan dapat terus bekerjasama dengan baik untuk memajukan Pekon setempat. Sedangkan, jumlah penerima BLT-DD tahap II tersebut sebanyak 56 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan untuk tahap III ada 14 KPM, dengan besaran bantuan yakni Rp300 ribu per bulan.

“Semua bantuan tersebut mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Sekcam Krui Selatan Suwarti, menyampaikan bahwa anggaran dana desa untuk BLT-DD ini memang harus diadakan berdasarkan aturan dari Pemerintah Pusat, hingga akhir tahun 2020 ini harus direalisasikan oleh pemerintah Pekon seperti yang dilaksanakan di Pekon Lintik saat ini merupakan penyaluran BLT-DD lanjutan.

“Kita berharap masyarakat dapat menjaga keutuhan dan kebersamaan jangan sampai terpecah karena BLT-DD. Penerima dana BLT-DD ini sudah sesuai aturan yang berlaku dan tidak ada penerima BLT-DD juga menerima PKH atau Bansos lainnya,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait