Pekon Sidodadi Gelar Tiga Kegiatan Seputar Penanganan Pandemi Covid-19 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penanganan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) masih menjadi prioritas penanganan utama pemerintahan Pekon Sidodadi, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pekon. 

Hal itu tentunya menjadi perhatian serius bahkan bukan oleh pekon itu saja melainkan merata semua wilayah lantaran hingga saat ini penyebaran virus dari Wuhan, China tersebut belum sepenuhnya mampu dikendalikan atau tingkat penularannya masih mengalami kembang surut. 

Bacaan Lainnya

Seperti pada Senin (2/8) Pemerintah pekon Sidodadi, Satgas, jajaran Lembaga Himpun Pekon (LHP) yang juga dihadiri petugas babinsa, babinkamtibmas dan utusan kecamatan menggelar tiga kegiatan terkait Covid-19.

Pertama melaksanakan penyemprotan serentak cairan desinfektan di semua fasilitas dan rumah warga yang menjadi rutinitas mingguan per dua pekan pekon tersebut, lalu dilanjut rapat koordinasi (rakor) lanjutan menyikapi peraturan bupati (perbup) sebagaimana disampaikan Satgas Covid-19 Kecamatan yang dipimpin Camat Andy Cahyadi, S.H, M.A., pekan lalu di lokasi wisata Kampung Kopi, Pekon Rigisjaya pekan kemarin, Serta sosialisasi penerapan Covid-19.

Ditegaskan Peratin Prayitno, dalam rakor dan sosialisasi Covid-19 kegiatan yang dilaksanakan seperti pembahasan tentang kesiapan dalam penanganan Covid-19, seperti pelatihan pemulasaraan hingga pemakaman jenazah Covid-19, kemudian pembahasan terkait jadwal piket Posko, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Dengan segala upaya-upaya tersebut pihaknya berharap mampu menekan terjadinya penyebaran virus corona, bahkan diharapkan tidak terjadi lagi kasus terkonfirmasi baik di pekon itu, maupun di Kecamatan Airhitam. 

Di penghujung sambutannya, prayitno menyampaikan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah berperan di pekon itu dalam pemutus rantai Covid-19 mulai dari satgas, relawan hingga masyarakat. 

“Mari kita selalu tingkatkan imunitas tubuh dan mentaati protokol kesehatan serta mengikuti arahan pemerintah seperti saat ini larangan melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang seperti pesta (nayuh) atau jenis lain yang berpotensi penularan. (r1n/mlo)


Pos terkait