Pekon Sukabanjar Salurkan 35 Paket Bantuan Beras PPKM 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Mewabahnya Covid-19 mengakibatkan banyak warga yang terdampak karena menurunnya pendapatan bahkan hilangnya mata pencaharian , terutama pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 saat ini. 

Untuk membantu meringankan beban masyarakat, Pemkab Lambar melalui Pemerintah Pekon Sukabanjar, Kecamatan Lumbokseminung menyalurkan bantuan beras PPKM kepada 35 keluarga penerima manfaat (KPM) dan masing-masing menerima sebanyak 10 Kilogram (Kg).

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut menyasar kepada masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau para penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Peratin Sukabanjar Hasimi menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah mulai dari pusat hingga daerah yang telah berupaya memberikan perhatian di tengah kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat saat ini.

“Tentunya berkat upaya Pemkab Lambar dalam hal ini pak bupati sehingga bantuan ini bisa diterima oleh masyarakat dan atas nama pemerintah pekon berterima kasih karena bantuan pangan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Hasimi usai secara simbolis menyalurkan bantuan beras tersebut di balai pekon setempat.

Menurutnya, dampak wabah Covid-19 juga dirasakan oleh masyarakat setempat, karena adanya penurunan harga sejumlah komoditas hasil bumi sejak mulai mewabahnya virus corona.

“Pendapatan petani saat ini bisa dikatakan anjlok karena hampir semua hasil panen harganya tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan, seperti yang dialami petani jahe, pisang maupun sejumlah komoditas tanaman lainnya,” terangnya.

Untuk itu, terusnya, terkait adanya kebijakan penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat tersebut sangat meringankan masyarakat, Selain bansos beras juga ditopang dengan penyaluran bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD).

“Semoga berbagai bantuan sosial yang sudah digulirkan bermanfaat dan kita berdoa serta berharap wabah ini segera berakhir, supaya kehidupan dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal,” harapnya 

Sementara itu, Karyati salah seorang penerima manfaat mengaku sangat terbantu berkat adanya bantuan tersebut, menurutnya sebagai petani ia juga turut merasakan dampak akibat wabah Covid-19 karena selama ini kebun yang menjadi tempat bergantungnya hidup belum memberikan hasil yang baik.

“Terimakasih atas perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pekon, bantuan ini sangat-sangat kami butuhkan,” singkatnya.(edi/mlo)


Pos terkait