Pekon Sukajadi dan Sukadamai Tunggu Kepedulian Kabupaten Perbaiki Jalan Poros

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meskipun saat ini Pekon Sukajadi dan Pekon Sukadamai, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) telah mampu melepaskan diri dari status sebagai pekon tertinggal, berkat manfaat dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang digulirkan pemerintah pusat sejak 2015 lalu.

Namun, belum sepenuhnya menjadikan dua pemukiman tersebut mudah dikunjungi, lantaran sampai saat ini jalan poros yang statusnya milik kabupaten menuju ke dua pekon itu belum diberikan pembangunan, dan kondisi badan jalannya hingga kini masih kasar yakni sisa pembangunan onderlagh pada 2009 silam. 

Bacaan Lainnya



Peratin Sukajadi Mustain, menyebutkan panjang jalan kabupaten ke pekon tersebut totalnya Empat Kilometer, dan terbagi Dua, separo masuk wilayah pekon tersebut dan separuhnya lagi masuk wilayah Pekon Sumberalam. 

Dari total panjang keseluruhan tersebut baru sedikit yang telah diberikan peningkatan pembangunan dengan bangunan cor kaku (rabat beton), sementara sisanya masih onderlagh.

Sehingga dengan kondisi bangunan yang sudah Sebelas tahun, maka ketika terjadi hujan jalur sulit dilewati, bahkan untuk kendaraan roda empat yang bodinya kecil tidak akan bisa masuk.

Sementara dikatakan Peratin Sumberalam Husain, setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kalau menuju Pekon Sukajadi dan Sukadamai menjadi usulan bersama tiga pekon tersebut, karena tidak sedikit warga Pekon Mutaralam yang memiliki usaha kebun kopi di dua pekon itu.

“Kalau usulan setiap tahun kita ajukan, artinya bukan tidak diusahakan tapi belum ada respon pembangunan dari pemerintah, sementara jika jalur ke dua pekon itu dibangun dampak ekonominya tinggi, memudahkan masyarakat beraktivitas,” ucapnya.

Sementara Peratin Sukadamai Hendiri Setiawan, mengatakan jika dilihat dari kondisi jalan, dan usia bangunan onderlagh, memang sudah sangat layak dibangun, karena jalur itu satu-satunya pintu keluar masyarakat kedua pekon tersebut. 

“Kami berharap dengan sudah diketahui, oleh pemerintah adanya potensi destinasi wisata curup mbah gimo, maka jalur ke pekon Sukajadi dan Sukadamai semakin diprioritaskan pembangunannya,” harapannya.

Oleh sebab itu baik Mustain, Hendri dan Husain, berharap dengan telah lepasnya Dua pekon itu dari status pekon tertinggal, pemerintah lebih memperhatikan pembangunan jalan kabupaten, untuk melengkapi status ini sebagai pekon berkembang. (rin/mlo)



Pos terkait