Pekon Tanjungraya Perdana Salurkan BLT-DD Gelombang II di Waytenong

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat untuk kategori warga yang status ekonomi, kesehatan terdampak pandemi Covid-19.

Melalui pemerintahan pekon kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai. Dana Desa (BLT-DD) untuk gelombang II periode Juli, Agustus dan September.

Bacaan Lainnya



Seperti pada Rabu (29/7) Pekon Tanjungraya, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melakukan penyaluran BLT-DD Periode Juli atau bulan pertama Gelombang II tersebut.

Pelaksanaan penyaluran yang dilangsungkan di balai pekon  dihadiri Camat Wahyudi Heru Iskandar, S.Sos, M.Ip., bersama jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pendamping kecamatan dan pendamping lokal desa.

Seperti diketahui berdasarkan hasil verifikasi dan kemudian dikukuhkan dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) oleh tim terpadu, relawan Covid-19 pekon. Ditetapkan penerima bantuan gelombang II sebanyak 30 Keluarga Panorama Manfaat (KPM). 

Dalam sambutannya, Camat Wahyudi tegaskan  sesuai dengan surat edaran Bupati Lambar Parosil Mabsus, Program BLT-DD diperpanjang hingga september, tetapi nilainya Rp300 ribu per bulan dari sebelumnya Rp600 ribu.

Dan untuk jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) disesuaikan dengan kondisi keuangan pekon. Artinya tidak lagi diatur kuota penerima seperti gelombang pertama.

Karena itu ia minta semua pihak dapat menjelaskan kepada masyarakat agar tidak salah informasi. Dan teknis pembagian, tetap.dilakukan secara tunai, dan diterima utuh Rp300 ribu oleh warga.

“Saya ingatkan untuk tidak memberikan apapun bentuknya kepada relawan gugus tugas selaku yang bertugas mengawal BLT-DD di pekon,” tegasnya.

Sementara Peratin Johanto, menyampaikan terima kasih khususnya kepada relawan covid-19 selama ini telah melaksanakan kerja ekstra dalam peran penanganan virus corona.

“Tentunya karena pandemi Covid-19 ini banyak hal yang terjadi dan tidak sesuai harapan. Namun kita harus saling memaklumi,” sebutnya.

Sebab dampak yang terjadi  bukan hanya memukul ekonomi tapi juga sempat menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan.

“Semoga virus ini segera dapat diatasi oleh ahlinya untuk kemasalahan umat,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait