Pekon Walur Gelar Milad Ke-I Lamban Baca

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Pekon Walur Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menggelar Peringatan Milad ke-I Lamban Baca Sangmuaghian (Rumah Baca), yang dipusatkan di Balai Pekon setempat, Minggu (23/2).

Hadir sekaligus membuka kegiatan itu, Peratin Pekon Walur, Yoyon Yufriza, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Ricky Ramico, tokoh masyarakat, tokoh agama, uspika serta masyarakat Pekon setempat.

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan itu, Yoyon Yufriza mengatakan bahwa sejak 2019 lalu Pekon Walur telah membentuk dan mengaktifkan rumah baca atau lamban baca, tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan setiap anak dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, mengaji dan sebagainya atau literasi khususnya di Pekon setempat.

“Untuk meningkatkan semangat para anak-anak dan juga untuk mencari bibit anak yang berprestasi, maka kita mengadakan peringatan satu tahun berdirinya lamban baca ini,” katanya.

Dijelaskannya, selain dilakukan pemotongan nasi tumpeng, dalam peringatan milad ke-I lamban baca itu dilaksanakan berbagai rangkaian perlombaan yang diikuti oleh para siswa tingkat PAUD hingga SD khususnya anak-anak yang ada di Pekon Walur.

Seperti lomba mewarnai tingkat PAUD sampai dengan tingkat kelas III SD, hafalan surat pendek, cerdas cermat dan lomba puisi diikuti anak-anak kelas IV-VI tingkat SD.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari anak-anak tingkat PAUD dan SD. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga berjalan sukses dan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Ricky Ramico, yang juga selaku pembina program lamban baca mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini tentunya juga bertujuan selain untuk meningkatkan sumber daya manusia maupun pembelajaran terhadap anak-anak di Pekon Walur ini juga sebagai apresiasi kepada para dewan guru yang telah mendukung kegiatan lamban baca yang sudah berusia satu tahun.

“Lamban baca yang didirikan ini sebagai upaya mendukung literasi, serta mengurangi waktu bermain anak saat libur sekolah dan juga mengurangi penggunaan gadget atau smartphone pada anak yang hingga saat ini kian marak,” katanya.

Masih kata dia, dalam peringatan milad lamban baca yang dilaksanakan ini juga tentunya sebagai apresiasi terhadap anak-anak sekolah di Pekon Walur.

Terlebih para pemenang lomba juga akan diberikan uang pembinaan dan juga hadiah dari panitia. Lamban baca yang telah aktif sejak tahun 2019 lalu juga telah membuahkan hasil terhadap anak-anak.

Salah satunya, pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan salah satu anak dari Pekon Walur berhasil meraih juara I kategori Tartil Qur’an. Dan akan menjadi perwakilan tingkat kecamatan mengikuti lomba MTQ tingkat Kabupaten Pesbar Maret mendatang.

“Kita berharap adanya lamban baca dipekon Walur ini mendapat dukungan dari Pemkab Pesbar. Apalagi ini juga sebagai salah satu upaya untuk mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA),” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait