Pelaksanaan KBM Tatap Muka, Tiga Kecamatan Dapat Perhatian Khusus KBM

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Lampung Tengah dimulai awal semester genap 2021. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng memberi perhatian khusus untuk tiga kecamatan.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Lamteng Nur Rohman menyatakan tiga kecamatan ini mendapat perhatian khusus jika KBM tatap muka tetap dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Tiga kecamatan, yakni Terbanggibesar, Waypengubuan, dan Terusannunyai, memiliki jumlah kasus Covid-19 tinggi. Kita berikan perhatian khusus jika KBM tatap muka tetap digelar di tengah pandemi Covid-19 ini. Tiga kecamatan ini tidak diwajibkan dilaksanakan KBM tatap muka. Masih diperbolehkan daring,” katanya.

Kecamatan lainnya, kata Nur Rohman, juga memberikan kelonggaran jika tak diizinkan orang tua wali murid.

“Jika orang tua wali murid keberatan KBM tatap muka, pihak sekolah tidak bisa memaksa. Pihak sekolah harus tetap memfasilitasi KBM secara daring,” ujarnya.

Karena itu, kata Nur Rohman, pihak sekolah harus mulai mempersiapkannya dari sekarang. 

“Pihak sekolah harus mempersiapkan dari sekarang. Siapkan fasilitas untuk mendukung protokol kesehatan sesuai panduan pemerintah,” ungkapnya.

Panduan yang harus dilakukan dalam KBM tatap muka, kata Nur Rohman, menjaga jarak belajar di dalam kelas minimal 1,5 meter dan memperhatikan jumlah maksimal peserta didik di kelas.

“PAUD lima siswa dari standar 15 siswa, SD 18 siswa dari standar 36 siswa, dan SLB 5 siswa dari standar 8 siswa. Sistem belajar dibagi sif. Guru dan siswa wajib mengenakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan hindari kontak fisik,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam rangka persiapan proses KBM tatap muka, Pemkab Lamteng menggelar rapat bersama seluruh camat dan kepala puskesmas di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak. Dalam KBM tatap muka harus saling koordinasi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Pj. Sekretaris Kabupaten Lamteng Nirlan mengatakan rapat ini sangat penting dilakukan menindaklanjuti hasil kesepakatan bersama antara Mendagri, Menkes, Mendikbud, dan Menag RI tentang Pelaksanaan Pembelajaran Secara Langsung Tatap Muka TA 2020-2021. 

“Saya mengajak kepada seluruh peserta rapat untuk menyimpulkan hasil rapat kali ini. Kemudian diterapkan di masing-masing kecamatan tentang proses belajar secara langsung tatap muka. Ini agar para dewan guru dan siswa-siswi terbebas dari terpaparnya Covid-19. Karena itu harus menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto meminta kepada seluruh camat dan kepala puskesmas melakukan koordinasi dengan kepala sekolah di kecamatannya masing-masing.

“Saling koordinasi untuk memastikan setiap sekolah dari tingkat, PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat untuk benar-benar menerapkan prosedur kesehatan sebelum melakukan proses belajar mengajar secara langsung atau tatap muka,” ungkapnya.

Loekman juga meminta agar para camat, kepala sekolah, dan Dinas Kesehatan atau puskesmas melakukan pengecekan di setiap sekolah agar menerapkan protokol kesehatan. 

“Harus dicek di setiap sekolah. Yakni pemberian jarak tempat duduk di kelas, menyediakan tempat cuci tangan yang memadai, pembatasan jumlah siswa di setiap kelas, dan hal-hal lain yang perlu untuk dipersiapkan,” katanya.

Loekman juga menegaskan kepada para camat, pihak puskesmas, pihak sekolah, dan instansi terkait lainnya untuk selalu melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah.

“Harus selalu koordinasi terkait hal atau permasalahan dalam proses persiapan belajar mengajar dengan tatap muka ini. Mengingat masih terus meningkatnya penyebaran Covid-19. Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tugas kita bersama,” ujarnya.

Loekman juga mengajak agar seluruh elemen masyarakat dapat satu pemikiran dan dapat bekerja sama untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk ikut bertanggung jawab dalam mengelola dan membangun Lamteng,” tegasnya. (sya/mlo)

Pos terkait