Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Pesbar Didominasi Orang Terdekat Korban

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mencatat sebanyak delapan kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dalam kurun waktu sejak Januari hingga November 2021.

Kepala Dinas PPPA Kabupaten Pesbar, Nurkemala, S.Pd, M.M., melalui Kasi Pemberdayaan Anak, Nining Santi Suarti, A.Md.Kep., mengatakan, dari total delapan kasus kekerasan seksual terhadap anak itu terdiri dari pencabulan ada enam kasus dan pelecehan seksual dua kasus.

Bacaan Lainnya

“Sebagian besar kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut, pelakunya adalah orang terdekat korban, mulai dari keluarga hingga tetangga korban,” katanya, Rabu (24/11).

Dijelaskannya, dari hasil pendampingan terhadap semua kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pesbar ini memang rata-rata pelaku merupakan orang terdekat korban, biasanya juga dari golongan keluarga yang memiliki ekonomi sulit, serta tidak didukung dengan keimanan atau pun keagamaan yang kuat.

“Selain itu lemahnya pengawasan dari anggota keluarga terhadap anak, juga memicu terjadinya kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Lanjutnya, pihak orangtua rata-rata juga dinilai masih ceroboh terhadap anak perempuannya. Untuk itu kedepan diharapkan agar para orang tua yang memiliki anak perempuan untuk benar-benar memperhatikan anaknya, serta tidak ceroboh baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan sehari-hari. Karena jelas itu akan sangat berpengaruh.

“Sedangkan, kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Pesbar itu rata-rata yang menjadi korban merupakan pelajar SD dan SMP,” pungkasnya.(yan/mlo)

Pos terkait