Pelaku Pembakar Bendera Merah Putih di Lampura Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masih ingat dengan wanita pembakar bendera Merah Putih di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), yang sempat menghebohkan media sosial facebook beberapa waktu lalu?

Ya, dialah Maria Ajeng Noni Ayuningtyas (33), warga Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi. Wanita tersebut dikabarkan meninggal dunia, sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (22/8).

Bacaan Lainnya



Maria, sapaan akrab almarhum sempat diamankan pihak kepolisian, lantaran aksinya membakar bendera merah putih dan sempat viral di Facebook.

Kabar meninggal dunia Maria itu, juga sempat diunggah oleh satu akun Facebook @Paula Chatie.

Dalam unggahannya tersebut, Paula mengabarkan jika Maria meninggal dunia.

“Selamat jalan. M. Ajeng. N. semoga arwahnya diterima bapa di surga,” tulisnya, seraya menyertakan foto Maria Ajeng Noni Ayuningtyas dan menghembuskan nafas terakhir di RS Maria Regina, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura.

Almarhumah, Maria Ajeng Noni Ayuningtyas, adalah anak dari, G. Mujiono, warga Jalan Achmad Akuan Gang Kemuning Lk.04 RT.06. No. 308 Kelurahan Sribasuki Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampura.

Menurut kabar yang beredar saat ini, Almarhumah telah menjalani perawatan medis di RS Maria regina, sejak tanggal 16 Agustus hingga dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, tanggal 22 Agustus 2020 jam 13.00 WIB.

Sementara, dari hasil Diagnosa medis yang ada, Almarhumah diduga mengidap penyakit skizo fremia, dm tipe.(2), hiperglikemia, susp SCJ/, ISKl, hiperaktif, dan peidorma.

Jenazah Almarhumah sudah dimakamkan di pemakaman umum, hadir pada saat pemakaman Lurah Sribasuki, orang tua Ajeng dan Babinsa.

Lurah Sri Basuki, Puncoro membenarkan bahwa yang meninggal dunia itu adalah warganya yang sempat viral di media sosial terkait video pembakaran bendera merah putih yang dipostingnya melalui akun facebook NVMH.

Menurut Informasi yang diterima, lanjut dia, Almarhumah menderita penyakit liver dan langsung menjalani perawatan di rumah sakit Maria Regina Kotabumi kurang lebih sejak seminggu yang lalu.

“Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada di Lk.7 RT.3 Kelurahan Sribasuki,” terangnya.

Jenazah Almarhumah, kata Puncoro dibawa menggunakan mobil Ambulance dari Rumah Sakit Maria Regina ke pemakaman umum sekira pukul 17.30 WIB untuk langsung dikebumikan. 

Sementara, G. Mujiono orang tua dari Almarhumah Maria Ajeng Noni Ayuningtyas, ketika dihubungi medialampung.co.id juga membenarkan jika buah hatinya meninggal dunia, akibat sakit yang dideritanya.

“Ia, benar. Sudah dimakamkan tadi sore. Sudah ya, saya lagi banyak urusan. Nanti hubungi lagi,” singkatnya.(ozy/mlo)



Pos terkait