Pelaku UMKM Pringsewu Curhat ke Menkop Teten Masduki

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Permodalan serta pemasaran hasil masih menjadi persoalan yang dihadapi para pelaku UMKM dan Koperasi di kabupaten Pringsewu.

Hal ini dikatakan perwakilan pelaku UMKM dan pengurus koperasi saat kunjungan Menkop Teten Masduki dan gubernur Lampung Arinal Junaidi di Koperasi Mina Sinar Mas di kecamatan Pagelaran, Minggu (28/2). 

Bacaan Lainnya


Seperti dikatakan sekretaris Koperasi Mina Sinar Mas, Hidayat Septa mewakili ketuanya Fajar K. Menurutnya anggotanya masih mengalami kesulitan dalam hal pemasaran.

“Pemasaran belum mampu jauh keluar Lampung karena belum memiliki cool box,” akunya.

Selain itu mereka juga berharap memiliki tempat pelelangan ikan untuk menjual hasil panen. Kendala penasaran juga dihadapi Erlina yang lewat kelompoknya bergerak di bidang pembuatan abon Lele.

“Kami satu satunya UMKM di Lampung yang sudah berstandar SNI. Tapi terkendala pemasaran juga kedepan harapannya memiliki peralatan sendiri untuk bergerak di usaha ini,” ujarnya. 

Sedangkan Jamal dari koperasi Ambar Sewu di kecamatan Ambarawa yang menaungi 700 penjahit selama ini telah menerima pemesanan masker termasuk APD.

“Tapi kini kami terkendala mesin untuk pembuatan APD,” akunya.

Mereka juga berharap tak hanya sebatas menerima upah jahitan namun juga dapat berproduksi sendiri.

“Selama ini kita hanya menerima upah menjahit seperti pesanan baju untuk dikirim ke Afrika. Kedepan harapannya bisa jadi eksportirnya,” harap Jamal.

Menkop Teten Masduki yang membawa deputi bidang perkoperasian, Ahmad Zabadi, Direktur   LPDB Supomo mengatakan, saat ini kementriannya tak lagi memberi dana bantuan hibah. Namun sifatnya berupa pinjaman dengan bunga murah.

Terkait apa yang  menjadi  harapan pelaku UMKM dan pengurus Koperasi tersebut deputi bidang perkoperasian, Ahmad Zabadi, Direktur   LPDB Supomo siap membantu. Mereka diminta untuk mengajukan ke Kemenkop dan LPDB.

Begitu juga Gubernur Lampung Arinal Junaidi yang siap membantu. Bahkan orang nomor satu di jajaran Pemprov Lampung itu juga akan melibatkan perguruan tinggi untuk membantu pembuatan pakan ikan termasuk  Pemasaran hasil panen ikan.

“Kirim surat ke saya. DKI itu 40 % ikannya didatangkan dari Lampung. nanti kita bantu pemasarannya,” ungkap Arinal.(sag/mlo) 

Foto agus Menkop Teten Masduki menerima cinderamata dari bupati Pringsewu H Sujadi.




Pos terkait