Pelaku Usaha di Pesbar Wajib Sampaikan LKPM

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Penanaan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) hingga kini masih terus berupaya untuk memaksimalkan pengawasan terhadap seluruh para pelaku usaha yang menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kabid Penanaman Modal, M.Choiril Anwar, S.Ip, M.M., mendampingi kepala DPMPTSP Pesbar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., mengatakan penyampaian LKPM setiap tahun harus dilakukan secara berkala, meski penyampaiannya secara online melalui BKPM, tapi Pemerintah Daerah juga memiliki tanggungjawab di bidang penanaman modal.

“Sehingga Pemkab Pesbar melalui DPMPTSP akan terus melakukan pengawasan untuk memantau para pelaku usaha di Pesbar ini apakah sudah menyampaikan LKPM atau belum,” katanya, Rabu (13/4).

Dijelaskannya, dari hasil pengawasan bahwa di Kabupaten Pesbar rata-rata masih banyak para pelaku usaha seperti pelaku usaha dibidang perhotelan, cottage, losmen maupun pelaku usaha lainnya yang belum menyampaikan LKPM. Padahal LKPM tersebut wajib disampaikan oleh para pelaku usaha. Karena dalam LKPM yang disampaikan pelaku usaha tersebut memuat perkembangan realisasi penanaman modal dan kendala yang dihadapi.

“Untuk itu, penyampaian LKPM tersebut wajib dilakukan oleh seluruh pelaku usaha yang ada di Kabupaten Pesbar ini. Sehingga kedepan kita berharap bisa direalisasikan oleh para pelaku usaha,” jelasnya.

Masih kata dia, penyampaian LKPM juga mengacu pada peraturan yang berlaku, sehingga wajib disampaikan. Pemkab Pesbar tentu akan terus melakukan pengawasan dan juga pemantauan untuk mengetahui sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha bahwa penyampaian LKPM secara online melalui BKPM harus dilakukan. Jika para pelaku usaha tidak menyampaikan LKPM, tentu akan ada sanksinya dari Pemerintah Pusat melalui BKPM berupa sanksi administratif.

“Sanksi administratif itu seperti peringatan tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan/penghentian sementara, dan sebagainya. Kita juga akan terus melakukan pendekatan terhadap para pelaku usaha agar menyampaikan LKPM setiap tahun,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait