Pelitajaya Gelar Musdesus SDGs Desa Tahun 2021

  • Whatsapp

Medialampung.co.id — Pemerintah Pekon Pelitajaya Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) penetapan data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa tahun 2021, di Balai Pekon setempat, Kamis (12/8).

Peratin Pelitajaya, Wawan Ardi Saputra, S.H., mengatakan Musdesus itu merupakan tahapan akhir pelaksanaan pendataan SDGs Desa tahun 2021, dengan melibatkan kelompok kerja (pokja) relawan SDGs Desa tahun 2021 di Pekon setempat yang telah selesai dilaksanakan sejak Juni 2021 lalu. Sehingga, setelah selesai pendataan keseluruh masyarakat dan lainnya berdasarkan kriteria yang ada itu maka dilaksanakan Musdesus.

Bacaan Lainnya

“Musdesus ini merupakan tahapan akhir sebagai penetapan data hasil SDGs Desa yang ada di Pekon Pelitaja yang selanjutnya akan dilakukan penginputan secara online melalui aplikasi ke Pusat,” katanya.

Karena itu, kata dia, dari hasil pendataan SDGs Desa tahun 2021 khususnya di Pekon Pelitajaya juga merupakan pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM), yang akan menjadi data pusat. Terlebih hasil pendataan ini juga bisa menjadi salah satu dasar untuk pengalokasian dana desa oleh Pemerintah Pusat untuk tahun berikutnya.

“Selama pelaksanaan pendataan SDGs Desa Pekon Pelitajaya ini dilakukan secara detail dan rinci, sehingga data yang tersaji benar-benar valid,” jelasnya.

Dikatakannya, apalagi dalam pendataan itu melibatkan semua pihak-pihak terkait sesuai dengan Permendes PDTT No.21/2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pokja Relawan Pendataan Desa itu mencakup Pembina (Peratin), Ketua (Juru Tulis/Sekdes), Sekretaris (Kasi Pemerintahan). Sedangkan, untuk anggotanya meliputi unsur Perangkat Pekon, Pemangku, unsur Karang Taruna, unsur PKK, unsur masyarakat yang bersedia menjadi relawan pendata dan mahasiswa yang berada di Pekon.

“Hasil pendataan SDGs Desa itu jumlah penduduk yang terdata sebanyak 1.190 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 341 KK yang terdiri dari usia dibawah 17 tahun ada 362 jiwa, usia 17 tahun keatas  828 jiwa, warga yang memiliki KTP-el 789 jiwa, dan yang belum memiliki KTP-el 39 jiwa, serta belum terdaftar dalam KK ada tiga KK,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait