Pembelian Hewan Kurban Melalui APBD 2019 Diduga Dikurangi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pengadaan hewan kurban yang bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun 2019 dengan pagu sekitar Rp400 juta yang telah dilelang melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), diindikasi terjadi pengurangan volume pembelian.

Pasalnya, pada pagu anggaran itu sebelumnya untuk membeli sekitar 20 ekor sapi, namun menjadi 11 ekor sapi. Hal itu diketahui berdasarkan data dan rilis yang disampaikan oleh bagian Humas Sekretariat Daerah Pesbar kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Minggu (11/8). Dalam rilis itu dijelaskan yakni pemotongan hewan kurban Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berjumlah 55 ekor.

Bacaan Lainnya



Rinciannya, 11 ekor sapi berasal dari APBD Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan 44 ekor sapi berasal dari sumbangan kurban seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang direalisasikan sebanyak 14 ekor sapi akan disembelih di halaman Pemkab Pesisir Barat dan 41 ekor sapi di sebar di seluruh kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Sementara, Kabag Kesra Setdakab Pesbar, Herman, S.Ip, M.M., saat dikonfirmasi menjelaskan, jumlah hewan kurban seperti yang disampaikan oleh bagian humas itu tidak benar, bahkan diakuinya ada kesalahan dalam penyampaian laporan. Berdasarkan data yang sebenarnya, hewan kurban yang dibeli melalui APBD Kabupaten Pesbar tahun 2019 itu tidak ada perubahan.

“Jumlahnya masih tetap sama dengan data atau pagu sebelumnya yakni 20 ekor sapi dengan jumlah anggaran sebesar Rp400 juta,” katanya.

Ditambahkannya, sedangkan untuk hewan kurban yang dibeli melalui sumbangan dari seluruh OPD dilingkungan Pemkab Pesbar sebanyak 15 ekor sapi, sehingga total seluruhnya hewan kurban yang bersumber dari APBD dan sumbangan OPD itu berjumlah 35 ekor sapi.

“Dari jumlah itu, 14 ekor sapi disembelih dihalaman Pemkab, dan 21 ekor sapi di sebar ke seluruh kecamatan,” singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kabag Humas Setdakab Pesbar, Ariswandi, belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan itu. Sementara saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya di nomor 081272628xxx meski aktif namun tidak menjawab.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait