Pemerintah Pusat Realisasikan DAK di Lambar Rp173,188 Miliar 

Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Target alokasi khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik tahun 2021 di Kabupaten Lambar sebesar Rp178,888 miliar lebih. Dari jumlah tersebut telah terealisasi sebesar Rp173,188 miliar lebih.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si mengungkapkan, realisasi DAK sebesar Rp173,188 miliar lebih itu terdiri dari DAK fisik Rp83,066 miliar lebih dari target sebesar Rp86,810 miliar lebih (95,69%) dan non fisik Rp90,122 miliar lebih dari target Rp92,077 miliar lebih (97,88%). 

Bacaan Lainnya


“Sesuai dengan data per tanggal 24 Desember 2021, untuk DAK fisik masih ada kekurangan sekitar Rp3,7 miliar lebih dan DAK non fisik kurang sekitar Rp1,9 miliar,” ungkap Okmal, Rabu (29/12).

Dikatakannya, untuk DAK fisik ada 19 item peruntukannya yaitu DAK fisik bidang pendidikan reguler PAUD, DAK bidang pendidikan reguler SD, DAK bidang pendidikan reguler SMP, DAK fisik bidang reguler SLB, DAK fisik reguler Perpustakaan Daerah, DAK reguler pelayanan kesehatan dasar. Lalu, DAK reguler pelayanan kesehatan rujukan, DAK reguler pelayanan keparmasian dan perbekalan kesehatan, DAK fisik Perumahan dan Permukiman Penugasan, DAK Bidang Kesehatan-KB.

Kemudian, DAK fisik perumahan dan permukiman-penugasan, DAK bidang industri kecil dan menengah-penugasan, bidang Pertanian-Penugasan, DAK bidang Kelautan dan Perikanan Penugasan, DAK fisik Bidang Air Minum-Penugasan (Penanggulangan Kemiskinan), DAK fisik bidang Sanitasi-Penugasan, serta DAK fisik Bidang Irigasi-Penugasan, DAK fisik Bidang Transportasi pedesaan-reguler, serta DAK bidang Jalan-Reguler.

“Dari 19 item tersebut, yang telah terealisasi 100% yaitu DAK fisik bidang pendidikan-reguler SLB, DAK bidang perumahan dan permukiman-penugasan sedangkan yang lainnya rata-rata 92-99%,” kata dia.

Lebih jauh Okmal menjelaskan, untuk DAK non fisik realisasinya sebesar Rp90,122 miliar lebih itu terdiri dari tunjangan profesi guru (TPG) Rp64 miliar lebih dari target Rp64 miliar lebih (100%), tambahan penghasilan guru PNSD Rp728 juta dari target Rp492 juta lebih (148,13%), tunjangan khusus guru PNSD Rp179 juta lebih dari target Rp599 juta lebih (30,00%), BOP PAUD Rp3,2 miliar lebih dari target Rp3,2 miliar lebih (100%), BOP Pendidikan Kesetaraan Rp1 miliar lebih dari target Rp1 miliar lebih (100%), bantuan operasional kesehatan (BOK) Rp14 miliar lebih dari target Rp13,375 miliar lebih (113,72%).

Masih kata dia, untuk dana pelayanan administrasi kependudukan baru terealisasi Rp1,3 miliar lebih dari target Rp1,3 miliar lebih (100%), fasilitasi penanaman modal Rp326 juta lebih dari target Rp236 juta lebih (100%), dana ketahanan pangan dan pertanian Rp643 juta lebih dari target Rp643 juta lebih (100%), BOKKB Rp3,6 miliar lebih dari target Rp3,6 miliar lebih (100%).

“Mudah-mudahan sebelum akhir tahun untuk DAK dapat terealisasi sesuai dengan target,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait