Pemkab Bantu Penderita Kanker Rahang

  • Whatsapp
Pemkab Lambar melaui Dinas Sosial bersama Pemerintah Kecamatan Balikbukit dan aparatur Kelurahan Pasar Liwa menyerahkan sejumlah bantuan kepada Karlina (58) warga Lingkungan Jatimulyo, kelurahan setempat yang menderita kanker rahang, Kamis (26/9/2019). - Foto Doc

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melaui Dinas Sosial bersama Pemerintah Kecamatan Balikbukit dan aparatur Kelurahan Pasar Liwa menyerahkan sejumlah bantuan kepada Karlina (58) warga Lingkungan Jatimulyo, kelurahan setempat yang menderita kanker rahang, Kamis (26/9/2019).

Bantuan itu diserahkan oleh Camat Balikbukit Drs. Akmal Hakim, di dampingi Kabid Rehabilitasi dan Bantuan Rega Saputra, Lurah Pasarliwa Eva Oktarina S.Pd, M.M.

Bacaan Lainnya



Kabid Rehabilitasi dan Bantuan Rega Saputra mendampingi Kepala Dinas Sosial Raswan, S.H, M.M, mengatakan penyaluran bantuan berupa sembako dan sejumlah peralatan dapur itu merupakan bentuk perhatian pemkab terhadap warga tersebut.

“Ibu Karlina ini memang warga miskin dan memiliki kartu BPJS kesehatan untuk bisa berobat gratis ke setiap rumah sakit. Namun hanya terkendala biaya perjalanan ke Jakarta untuk berobat. Inilah kedatangan kami kesini untuk memberikan sejumlah bantuan untuk membantu kehidupan sehari-hari,” ungkap Rega.

Sementara itu, Camat Balikbukit Drs. Akmal Hakim mengatakan bahwa Karlina memang menderita kanker rahang sejak sekitar empat bulan terkahir, namun pihaknya memastikan tidak ada kendala mengenai kelengkapan adminitrasi kesehatan, bahkan warga tersebut telah terdaftar sebagai peserta BPJS kelas I.

“Iya sudah sekitar empat bulan warga kita ini menderita kanker rahang, tapi untuk proses pengobatan medis sudah tercover dalam BPJS, sebelumnya keluarga sudah memeriksakan Karlina ke RSUDAM, dan hasilnya dinyatakan positif terkena kanker sehingga disarankan untuk menjalani kemoterapi ke Jakarta,” terang Akmal.

Namun, kata dia, untuk sementara pihak keluarga lebih memilih untuk mengobati Karlina melalui jalur pengobatan alternatif, dan pihaknya pun tetap menyarankan pihak keluarga untuk tetap mengikuti saran medis.

“Saat ini pihak keluarganya masih berupaya melakukan pengobatan alternatif, tapi mau bagaimana juga kami tetap menyarankan agar dilakukan kemoterapi, karena karena tidak ada kendala soal biaya semua sudah di tangguh oleh BPJS,” pungkasnya seraya menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparatur kelurahan setempat untuk terus memantau sekaligus memfasilitasi kebutuhan penanganan Karlina.(edi/lus/mlo)



Pos terkait