Pemkab Bengkulu Utara Studi Banding ke Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perdagangan melakukan studi banding ke Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lambar, Rabu (11/11).

Kunjungan Pemkab Bengkulu Utara itu diterima langsung Kepala Diskoperindag Lambar Yudha Setiawan, S.I.P beserta Kabid Industri Selamet Riadi dan jajarannya. 

Bacaan Lainnya

“Kedatangan Pemkab Kabupaten Bengkulu Utara ke Kabupaten Lambar tersebut dalam rangka ingin belajar terkait penyusunan rencana pembangunan industri  kabupaten (RPIK) serta melihat industri rumah tangga yang ada di Kabupaten Lambar, yaitu Ratu Luwak,” ungkap Kepala Diskoperindag Yudha Setiawan, S.I.P.

Kata dia, alasan mereka memilih Kabupaten Lambar sebagai lokasi studi banding karena Pemkab Lambar salah satu kabupaten yang telah memiliki rencana pembangunan industri Kabupaten Lambar tahun 2018-2038.

“Untuk Provinsi Lampung, hanya tiga kabupaten yang mempunyai RPIK termasuk Kabupaten Lambar. Sementara Pemkab Kabupaten Bengkulu Utara sudah tiga tahun menyusun RPIK namun belum selesai sehingga mereka ingin belajar ke Kabupaten Lambar,” ujar dia.

Kata dia, dengan memperhatikan visi misi pembangunan daerah serta visi misi dan strategi pembangunan industri Provinsi Lampung dan nasional maka tujuan pembangunan industri Kabupaten Lambar adalah terbangunnya industri kerakyatan berbasis sumberdaya lokal yang unggul, berdaya saing tinggi, sejahtera dan berwawasan lingkungan.

Lalu berkembangnya kawasan industri strategis pada Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) dan Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah (Sentra IKM), serta meningkatnya kapasitas sumberdaya industri dan kelembagaan serta terbangunnya jejaring kemitraan usaha  berbasis teknologi informasi. 

“Selain itu, juga tersedianya sarana dan prasarana pendukung industri kerakyatan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem produksi, distribusi dan tataniaga yang mengacu kepada standar mutu secara memadai serta terwujudnya iklim usaha yang kondusif dan terjaminnya kepastian hukum dengan memperhatikan kearifan lokal,” ucapnya.

Selain belajar tentang rencana pembangunan industri kabupaten, lanjut Yudha, Pemkab Bengkulu Utara juga ingin melihat industri rumah tangga yang ada di kabupaten ini, salah satunya Ratu Luwak dan lamban kemasan yang berada di belakang kantor Diskoperindag. 

Sekadar diketahui, sejumlah pejabat Pemkab Kabupaten Bengkulu Utara yang berkunjung ke Diskoperindag Kabupaten Lambar yaitu Kabid Bina Program Bappeda Parpen Siregar, S.ST, M.si, Kabid Perekonomian Bappeda Maryosi Efrilina, S.E, Kasubbag Investasi dan Keuangan Bappeda  Apriani, S.I.P, M.Si, Kasubbid Ekonomi Bappeda Yetty Oktavia, S.P, Kasubbid SDA Bappeda Lenda Hayati, S.E, Kabid Industri Susi Andiani, S.P, M.Si, Kasi Sarana dan Prasarana Industri Kecil dan Menegah Yosfa Iswan, S.H, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Mimi Faroza, S.E dan dan Staf Bappeda Riki Anugerah Pratama serta Staf Subbag Perencanaan dan Keuangan Wiwik Karnasih, S.I.P. (lus/mlo)


Pos terkait