Pemkab dan DPRD Waykanan Gelar Rapat Paripurna Persetujuan KUA PPAS Tahun 2022

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Waykanan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Waykanan melaksanakan Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Waykanan Tahun 2022 serta Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun 2022.

Ketua DPRD Kabupaten Waykanan Nikman Karim, S.H., tampak hadir dalam Rapat tersebut, namun rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Waykanan H. Romli, S.Pd., dan diikuti oleh Bupati Kabupaten Waykanan H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., jajaran Forkopimda Kabupaten Waykanan, serta para Anggota DPRD Waykanan.

Bacaan Lainnya


Dalam Paripurna yang berlangsung itu, terdapat Dua Anggota DPRD Kabupaten Waykanan yang memberikan Pandangan Umum, mereka adalah Beta Juana dari Fraksi PDIP, serta Sairul Sidiq yang berasal dari Fraksi PKB.

Beta menjelaskan, bahwa Dana Insentif Daerah Kabupaten Waykanan tidak sesuai dengan Proyeksi yang ada.

“Proyeksi kita mendapatkan Rp. 10 miliar, namun kenyataannya kosong. Artinya ada beberapa indikator yang belum terpenuhi. Itulah mengapa harapan kedepannya, ketika Bupati melakukan Reshuffle pejabat, background dari masing-masing calon harus diperhatikan,” lanjutnya.

Dirinya melanjutkan itu demi memaksimalkan kinerja dari masing-masing Instansi yang ada.

“Kalau memang ada pejabat yang dirasa tidak bisa membantu dalam membangun Kabupaten Waykanan menjadi lebih baik, untuk apa dipakai. Makanya mohon lebih objektif saat memilih para pejabat. Ketika nanti sudah ada pegawai yang masuk aja jarang atau tidak pernah, tolong segera ditindak. Kan sudah ada peraturan yang baru,” tutur Beta.

Masih kata Beta, ia berharap agar Pemkab Waykanan memberikan perhatian dan pembinaan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama baik Provinsi Lampung dalam ajang PON XX di Papua.

“Supaya mereka tidak kecewa dan malah mendukung Kabupaten Lain,” tegasnya.

Sementara itu, Sairul Sidiq dalam pandangannya lebih menekankan untuk membangun Ekonomi di Kabupaten Waykanan.

“Sekarang ini, kita harus punya semangat dan komitmen penuh untuk kembali membangun perekonomian di Kabupaten Waykanan. Salah satunya dengan memfokuskan belanja yang bisa mempengaruhi pembangunan Ekonomi,” ujar Sairul.

Anggota DPRD Fraksi PKB itu juga meneruskan dengan mengatakan kalau di dinas-dinas sudah ada banyak barang yang kurang bermanfaat.

“Contoh misalnya di Dinas PU ada alat berat yang sudah tidak bisa dipakai bisa dijual dan dibelikan alat yang baru. Dengan adanya alat baru, selain bisa lebih maksimal, juga bisa disewakan sehingga bisa lebih menghasilkan,” tutupnya.

Pandangan Umum tersebut ditanggapi langsung oleh Bupati Kabupaten Waykanan.

“Saya juga sudah menegur beberapa Dinas terkait perihal DID dan DAK kita. Sekarang ini juga sedang diupayakan untuk memenuhi Indikator yang masih kurang,” jelas Adipati.

Lebih lanjut, Adipati kembali menjelaskan perihal pembinaan atlet yang berprestasi akan lebih ditekankan.

“Untuk Cabang Olahraga yang sering memberikan prestasi, memang akan diprioritaskan dan sudah dibahas juga dengan Koni Kabupaten Waykanan. Tapi hal ini bukan berarti kita mengucilkan Cabor yang lain ya. Tapi demi memaksimalkan anggaran yang ada,” terangnya.

“Barang – barang yang ada juga nantinya akan kembali dilakukan pengecekkan. Bukan hanya alat berat ya, tapi semua aset yang ada akan diperiksa kembali,” tegas Adipati.(sah/mlo)


Pos terkait