Pemkab-Forkopimda Monitoring Pilkada Pesbar 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun 2020. Pemerintah Kabupaten Pesbar bersama unsur Forkopimda, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesbar melakukan monitoring pelaksanaan Pilkada Pesbar ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten setempat, Rabu (9/12).

Kunjungan sekaligus monitoring pelaksanaan Pilkada itu, Sekkab Pesbar, Ir.N.Lingga Kusuma, M.P., Dandim 0422/Lampung Barat Letkol Czi Benni Setiawan S.T.,M.Tr.(Han) sebagai Dan Sub Satgas Pilkada Kabupaten Pesbar, selain itu dihadiri ketua KPU Pesbar Marlini, ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah, Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Drs.Ansori BM Siddik, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Sekkab Pesbar, Ir.N. Lingga Kusuma, M.P., mengakui dalam pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pesbar ada beberapa kendala alam yakni curah hujan yang tinggi. Sehingga beberapa lokasi TPS mengalami pergeseran waktu karena saat hujan deras pemilih yang datang ke TPS belum memenuhi jadwal, artinya belum banyak yang datang sesuai jadwal.

“Tapi saat hujan berangsur reda, masyarakat yang datang mulai ramai dan cenderung ada penumpukan. Karena itu Pemkab bersama unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya langsung mengantisipasi saat pelaksanaan monitoring ini,” katanya.

Dijelaskannya, antisipasi yang dilaksanakan untuk memastikan bahwa kerumunan pemilih akibat dampak alam itu benar-benar tidak terjadi, karena itu harus menjadi perhatian petugas TPS maupun masyarakat, dan tentu pihaknya juga berharap tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan wabah Covid-19. Dalam monitoring ini kita memastikan semuanya bisa terkendali.

“Selain itu juga diharapkan agar dalam pelaksanaan Pilkada ini dilakukan dengan jujur dan adil serta masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Selain itu yang terpenting adalah keselamatan manusia terhadap Covid-19 harus kita kedepankan,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0422/Lambar Letkol Czi Benni Setiawan S.T.,M.Tr.(Han), mengatakan kini kondisi wilayah masih cukup aman, dan diakuinya faktor alam tidak dapat dihindarkan yakni terjadi hujan deras, sehingga kegiatan di TPS sedikit mengalami kendala yakni pengunduran waktu pelaksanaan, namun pihaknya juga mengapresiasi masyarakat karena cukup antusias untuk datang ke TPS.

“Kita juga melihat protokol kesehatan berjalan dengan baik, sehingga diharapkan tidak ada cluster baru di Pilkada 2020 ini. Terkait dengan tingkat keamanan hingga kini masih kondusif dan tentu sampai selesai nanti bisa tetap aman,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan ketua KPU Pesbar, Marlini, bahwa mengenai keterlambatan waktu pemungutan suara karena terkendala cuaca tentu tidak bisa dihindari, namun prinsipnya hal itu tetap dilaksanakan sampai pukul 13.00 WIB yang selanjutnya dilaksanakan penghitungan suara.

“Kita mengimbau masyarakat untuk meningkatkan partisipasinya datang ke TPS. Berdasarkan pantauan kami terkait dengan kendala di TPS sejauh ini tidak ada kendala dan bisa diatasi oleh petugas di TPS masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Bawaslu Pesbar, Irwansyah, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan monitoring ini berlangsung kondusif, dan terkait dengan kendala yakni salah satunya faktor alam seperti cuaca penghujan saat ini memang ada sedikit pergeseran waktu akan tetapi itu bisa diatasi.

“Sampai saat ini pelaksanaannya berjalan dengan lancar, kita berharap semuanya menjaga protokol kesehatan karena Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, jangan sampai menjadi cluster baru,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait