Pemkab Lambar Anggarkan Rp4,861 Miliar Untuk Sektor Pariwisata

  • Whatsapp
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Selain fokus di bidang perkebunan, konservasi dan penanggulangan bencana, Pemkab Lambar juga fokus untuk pengembangan pariwisata yang ada di kabupaten Beguai Jejama Sai Betik ini.

Seperti halnya tahun ini, untuk bidang pariwisata akan disiapkan dana sebesar Rp4,861 miliar lebih, baik bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Bacaan Lainnya



“Anggaran sebesar Rp4,861 miliar lebih itu rinciannya program pengembangan pemasaran pariwisata sebesar Rp1,963 miliar lebih dan program pengembangan destinasi pariwisata Rp2,897 miliar lebih,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si.

Dipaparkannya, dana sebesar Rp1,963 miliar lebih tersebut untuk program pengembangan pemasaraan pariwisata, meliputi publikasi kepariwisataan Lambar sebesar Rp437 juta lebih, Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara Rp120 juta lebih, Festival Skala Bekhak Rp951 juta lebih, Festival Krakatau Rp317 juta lebih, Welcome Musik di lobby bupati Rp30 juta dan promosi pariwisata seni budaya daerah TMII sebesar Rp106 juta lebih.

Sedangkan program pengembangan destinasi pariwisata dianggarakan sebesar Rp2,897 miliar lebih terdiri dari operasional pengelolaan gedung TIC Rp93 juta lebih, pemeliharaan sarana dan prsarana pariwisata Rp553 juta lebih serta DAK penugasan bidang pariwisata sebesar Rp1,465 miliar lebih. “Kemudian akan dialokasikan untuk kegiatan pelatihan pemandu wisata tematik, pelatihan pemadu wisata treking, pelatihan pemandu wisata Ecopark, pelatihan pemandu wisata Outbond, pelatihan pemandu wisata arum jeram. Kemudian, pelatihan pemandu wisata Recreation/Themepark, pelatihan pemandu wisata pedesaan/perkotaan, pelatihan pemandu geowisata, serta pelatihan pemandu wisata sejarah dan warisan budaya.

“Untuk sejumlah kegiatan pelatihan pemandu wisata ini akan dianggarkan sebesar Rp785 juta lebih,” imbuhnya seraya menambahkan. (lus/mlo)



Pos terkait