Pemkab Lambar Dorong BUMDes Manfaatkan Peluang Bisnis Pertashop

  • Whatsapp
Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMP Lambar Reza Pahlevi

Medialampung.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat, mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memanfaatkan peluang kemitraan bisnis Pertashop, yang merupakan program dari Pertamina.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMP Lambar Reza Pahlevi mengungkapkan, peluang Kemitraan Pertashop tersebut tidak hanya terbuka untuk koperasi serta UKM yang sudah berbadan hukum CV atau PT saja melainkan itu menjadi peluang bagi BUMDes, karenanya pihaknya mendorong agar BUMDes di kabupaten setempat khususnya yang memenuhi syarat atau kriteria agar memanfaatkan peluang tersebut.

Bacaan Lainnya


“Pertashop adalah lembaga penyalur resmi Pertamina dengan skala kecil untuk melayani kebutuhan BBM Non Subsidi, LPG Non Subsidi dan juga produk ritel Pertamina lainnya yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur resmi, karenanya itu membuka peluang bisnis untuk BUMDes di daerah-daerah pedalaman,” ungkap Reza.

Terlebih, kata dia, salah satu syarat kemitraan Pertashop salah satunya jarak minimal 10 kilometer dari Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) dan BBM satu harga. Sehingga melihat keberadaan SPBU maupun BBM satu harga di Lambar, maka peluang tersebut masih terbuka lebar khususnya di beberapa kecamatan.

”Kami sudah berupaya untuk menyampaikan ke BUMDes yang ada di Lambar, dan sejauh ini baru Bumdes Margajaya Kecamatan Pagardewa yang berminat, dan kami siap untuk memfasilitasinya,” ujar Reza.

Menurut dia, kendala terbesar yang mungkin saja terjadi yakni terkait dengan modal awal, yang tentunya membutuhkan anggaran yang cukup besar. Sementara kondisi pandemic coronavirus disease 2019 (Covid-19) mengharuskan pekon untuk mengalokasikan anggaran dalam rangka pencegahan maupun penanganan dampak Covid-19.

”Sehingga untuk saat ini masih minim yang berminat, karena masih terkendala modal. Namun sebenarnya, tidak hanya BUMDes yang berpeluang masyarakat umum juga memiliki peluang untuk melakukan kemitraan Pertashop tersebut,” ujarnya.

Untuk diketahui, ada sekitar 300 Pertashop siap dibangun di Lampung. Pertashop bertujuan untuk mendekatkan kebutuhan produk pertamina di tingkat desa.

Selain itu dengan adanya Pertashop diharapkan dapat meningkatkan jiwa entrepreneur masyarakat, dan merealisasikan program Desa Membangun yang saat ini diusung oleh pemerintah. (nop/mlo)




Pos terkait