Pemkab Lambar Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar melakukan simulasi kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam gempa bumi yang dipimpin langsung Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus di Lingkungan Pemkab setempat serta diikuti seluruh perangkat daerah Lambar di masing-masing satker, Senin (26/4).

Dasar dilaksanakannya kegiatan Simulasi tersebut yaitu Radiogram Kemendagri No.080/2555/SJ tanggal 21 April 2021, perihal Partisipasi Latihan Kesiapsiagaan Bencana dan Surat Sekda No.360/425/IV.05/2021, perihal partisipasi peringatan hari kesiapsiagaan bencana tahun 2021 yang diikuti seluruh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Simulasi ditujukan untuk dapat membangun kesadaran dan kewaspadaan bencana di masa pandemi Covid-19 bagi seluruh masyarakat dan untuk Kabupaten Lambar sendiri simulasi bencana yang dilakukan yaitu gempa bumi.

Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus mendukung penuh kegiatan tersebut dan mengucapkan hari kesiapsiagaan bencana tahun 2021 yang rutin dilakukan setiap tahunnya pada 26 April.

“Saya Bupati Lampung Barat mengucapkan selamat hari kesiapsiagaan bencana tahun 2021, siap untuk selamat dari bencana,” ujar Parosil.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mewujudkan Kabupaten Lambar menjadi Kabupaten Tangguh Bencana yang itu sudah menjadi komitmen di masa kepemimpinannya bersama Wakilnya Drs. Mad Hasnurin.

“Kita wujudkan kabupaten Lampung Barat menjadi Kabupaten Tangguh Bencana, salam tangguh, tangguh, tangguh,” tegas Pakcik–sapaan Parosil Mabsus.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maidar, S.H, M.Si mengungkapkan, kegiatan simulasi kesiapsiagaan bencana tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2021.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan secara nasional se-Indonesia dimulai pukul 10.00 WIB. Rangkaiannya simulasi kebencanaan dari BNPB tidak ditentukan bencana apa namun kabupaten masing-masing yang menentukan. Karena Kabupaten Lambar rawan bencana gempa maka simulasi bencananya adalah gempa,” kata Maidar seraya menambahkan simulasi tersebut melibatkan unsur Tim Satgas BPBD dan Dinas kesehatan.

Lanjut dia, simulasinya yaitu pada pukul 10.00 WIB terjadi gempa dan seluruh pegawai di perkantoran Pemkab Lambar berhamburan serta satu orang pingsan dan satu orang lagi tertimpa bagian kepalanya sehingga dilakukan evakuasi menggunakan Ambulance Hebat untuk menuju Rumah Sakit.

“Intinya jika terjadi bencana kita jangan panik. Harapannya dengan adanya peringatan kesiapsiagaan bencana ini kita melakukan antisipasi manakala terjadi bencana sehingga dapat mengurangi resiko bencana baik korban jiwa maupun kerugian material,” pungkas Maidar. (lus/mlo)




Pos terkait