Pemkab Lambar Jajaki Kerjasama dengan Pemkot Palembang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar diwakili Kabag  Perekonomian Setdakab Lambar  Pirwan Bachtiar, S.E, M.M, bersama Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Drs. Juniadi Jamsari, M.M melakukan penjajakan kerjasama pemasaran hasil pertanian ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Selasa (6/7).

Kedatangan perwakilan dari Pemkab Lambar itu disambut oleh Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Altur  beserta jajarannya di Kantor Dinas Perdagangan Pemkot  Palembang.

Bacaan Lainnya

Kabag Perekonomian Setdakab Lambar Pirwan Bachtiar mengungkapkan, dengan pemberlakuan PPKM darurat khususnya daerah Jakarta berpengaruh terhadap pasokan kebutuhan komoditas hasil pertanian terutama keterlambatan pasokan barang seperti bawang, sehingga berpengaruh pada permintaan pasar.

Hal lain terjadinya fluktuasi harga disebabkan antara lain informasi dan kebutuhan harga yang tidak sampai kepada masyarakat untuk itu perlunya kerjasama dalam pemasaran hasil pertanian hortikultura.

“Dengan adanya kunjungan kita ini harapannya supaya bisa terjalin kerjasama antara Pemkab Lambar dengan Pemkot Palembang sehingga ada alternatif pemasaran produksi pertanian,” ungkap Pirwan.

Sementara Sekretaris Diskoperindag Junaidi Jamsari berharap kedepannya terbangun kerjasama bidang pemasaran hasil pertanian hortikultura antara Pemkab Lampung Barat dengan Pemkot Palembang.

“Diharapkan adanya kerjasama bidang pemasaran hasil pertanian hortikultura antara Pemkab Lambar dengan Pemkot Palembang. Disamping hasil pertanian juga industri kerajinan hasil UMKM bisa dipasarkan ke supermarket di Palembang, begitu juga diharapkan kopi Lampung Barat bisa dipasarkan di Palembang,” harap Junaidi.

Menyikapi hal itu,  Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Altur  menyambut baik rencana adanya kerjasama ini, terlebih Kabupaten Lampung Barat adalah kabupaten tetangga. “Kedepannya akan kita pelajari mekanisme dan pola kerjasamanya,” ucap Altur.

Kabid Bidang Pemasaran dan Fasilitasi PD Pasar Umum Daerah Rianto Siswadi menambahkan,  sampai saat ini Perusahaan Umum Daerah Kota Palembang membawahi 21 pasar, dan belakangan ini kebutuhan pasokan barang hasil pertanian dirasakan masih kurang, seperti cabe dan buah-buahan.

“Apalagi di masa pandemi ini buah-buahan banyak dibutuhkan masyarakat seperti pisang, sedangkan cabai merah keriting digunakan untuk pembuatan cuka, karena Palembang dikenal produksi pempek yang banyak menggunakan cabai,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait