Pemkab Lambar Lelang 25 Kendaraan dan Barang Rongsokan Mulai 17 November

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Berdasarkan surat dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandarlampung, Nomor : S-2156/WKN.05/KNL.03/2021 25 Oktober 2021, yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Pemkab Lampung Barat, telah ditetapkan pelaksanaan Lelang Non Eksekusi Wajib Barang Milik Negara dengan jenis penawaran lelang melalui internet dengan penawaran tertutup (Closed bidding) yang dilaksanakan pada Rabu (17/11) mendatang. 

Dalam surat tersebut juga disebut batas akhir penawaran Pukul 11.00 WIB (waktu server) penetapan pemenang setelah batas akhir penawaran alamat Domain www.lelang.go.id.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah diminta membuat pengumuman lelang tertanggal 12 November 2021, serta mengirimkan bukti pengumuman lelang tersebut ke KPKNL paling lambat sebelum pelaksanaan lelang,” ungkap Kabid Aset pada BPKD Lambar Nerpi Juarsa. 

Dalam pengumuman yang dilakukan, mencantumkan Nilai Limit dan Jaminan Penawaran Lelang dalam Pengumuman Lelang yang besarnya paling sedikit 20% (dua puluh persen) dan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari Nilai Limit.

“Meskipun Jadwal Lelang sudah ditetapkan, namun lelang dapat tidak dilaksanakan, apabila tidak memenuhi legalitas formal subjek dan objek lelang karena terdapat perbedaan data pada dokumen persyaratan lelang ataupun ada sebab lain yang ditemukan setelah evaluasi detail terhadap persyaratan objek lelang,” kata dia. 

Dijelaskan, aset yang akan dilelang yakni 25 kendaraan roda empat yang akan dilelang yakni, kijang LF 82 Super tahun 2002, MVP tahun 2003, Terrano KR tahun 2004, tujuh unit Taruna F520 RV tahun 2001, Panther tahun 1995, Taruna FL tahun 2001, Kijang KF60, tahun 2007, L200 tahun 2007, Kijang KF60 tahun 2000. 

Kemudian, TBR 54 tahun 2006 sebanyak tiga unit, Dyna sebanyak dua unit tahun 2003, panther TBR 52 tahun 1995 dan Kijang tahun 2001. Untuk kondisi dari 25 unit kendaraan roda empat tersebut, khusus untuk Kijang LF82 kurang dan lainnya dalam kondisi cukup baik.

“Untuk 25 kendaraan roda empat yang akan dilelang tersebut nilai pasar sebesar Rp675.000.000 dan nilai likuidasi Rp498.000.000,” jelas Nerpi. 

Sementara itu, untuk barang rongsokan yang akan dilelang yakni sebanyak 10.000 kg besi tua bekas GSG, 7.000 kg besi bekas bongkaran los pasar, 1.700 kg motor roda tiga sebanyak 16 unit, 2.000 Kg dump truk, 1.500 Kg bus, 850 Kg ambulan, 5.000 kontainer sampah. 

“Untuk rongsokan nilai pasar 155.200.000 dan nilai likuidasi Rp124.100.000. Total semua barang yang dilelang nilai pasarnya Rp830.200.000,- dengan nilai likuidasi Rp622.100.000,” imbuhnya. (nop/mlo)

Pos terkait