Pemkab Lambar Masih Miliki Cadangan Beras 49 Ton 

  • Whatsapp
Foto Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) setempat menitipkan beras sebanyak 49 ton beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Liwa, penitipan tersebut sebagai upaya dalam rangka menjaga ketahanan pangan daerah.

Kepala DKP Lambar Edy Yusuf, S.H, M.H., mengungkapkan cadangan pangan daerah diyakini aman hingga akhir 2021. Jika nantinya stok cadangan tersebut tidak terpakai, maka akan menjadi stok cadangan pangan di 2022 mendatang.

Bacaan Lainnya

”Untuk cadangan pangan 49 ton berupa beras yang kami titipkan di gudang Bulog Liwa tersebut, terdiri dari stok APBD 2019 berjumlah 2,5 ton, dan penanganan Covid-19 sebanyak 46,5 ton, dan Insha Allah dengan stok tersebut cadangan pangan daerah aman hingga akhir tahun mendatang,” ungkap Edy Yusuf Senin (11/10).

Dikatakannya, total cadangan pangan yang telah terpakai sebanyak tujuh ton, itu untuk keperluan bencana alam, seperti banjir, kebakaran dan bantuan lain-lain yang sifatnya darurat. Stok cadangan pangan ini kita keluarkan sesuai permintaan dan kebutuhan karena terdampak bencana. 

”Selagi ada permintaan akan kita berikan, pada intinya untuk stok cadangan pangan kita aman,” kata Edy Yusuf.

Dijelaskan, cadangan pangan tersebut hanya dikeluarkan ketika sewaktu-ada permintaan darurat dan mendesak termasuk penanganan Covid-19 atau bencana alam dan non alam lainnya. Ketika tidak ada permintaan mendesak maka cadangan beras tersebut tetap tersimpan.

”Mengapa kami simpan di Bulog, itu untuk menjaga kualitas agar ketika beras di ambil tidak ada yang rusak karena beras di Bulog selalu berputar dan bisa dipergunakan terlebih dahulu oleh pihak Bulog sehingga pada saatnya nanti kualitas beras yang kita ambil tentunya dalam kondisi yang baik,” pungkasnya.(nop/mlo)

Pos terkait